Gubernur Kepri Apresiasi Penelitian Dubes Jerman terhadap Potensi di Natuna
Senin, 24/04/2017 23:29:39
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan Dubes Jerman untuk Indonesia HE Michael Von Ungern Stenberg, di Bandara Hang Nadim, Batam. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

KABARBATAM.COM, BATAM- Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun mengapresiasi perhatian Pemerintah Jerman terhadap potensi yang ada di Kepulauan Natuna. Duta Besar (Dubes) Jerman untuk Indonesia HE Michael Von Ungern Stenberg melakukan penelitian di daerah tersebut.

Guna mendukung kelancaran kegiatan penelitian tersebut, Gubernur mengutus tiga kepala dinas mendampingi HE Michael Von Ungern Stenberg berangkat ke Natuna. Ketiga kadis tersebut, adalah; Kadis Kelautan dan Perikanana Provinsi Kepri Edy Sofyan, Kadis Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar, dan Kadis Kominfo Provinsi Kepri Guntur Sakti.

Gubernur juga menitipkan pesan pada Dubes Jerman agar pemerintah Jerman berinvestasi di bidang energi listrik di Natuna.

"Natuna penuh pesona, Pak Dubes. Tak salah Presiden Jokowi punya target besar untuk daerah ini. Selain sektor kalautan, pariwisata, dan pontensi alam lainnya juga bagus," kata Nurdin saat menyambut Stenberg di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (24/4/2017).

Nurdin Basirun juga berharap agar Pemerintah Jerman bersedia memboyong para pengusaha atau calon investor dari negara tersebut untuk datang ke Natuna. Permintaan Nurdin tersebut langsung dipenuhi oleh Stenberg.

Dubes Jerman untuk Indonesia itu berjanji akan membawa pengusaha-pengusaha asal Jerman ke Kepri setelah pihaknya selesai melakukan penelitian di Natuna. Selain didampingi tiga kadis, Stenberg juga akan didampingi oleh Bupati Natuna selama melakukan penelitian di sana.

Dubes Jerman tersebut dijadwalkan ke Pulau Senoa, wilayah Tanjung di Bunguran Barat sampai Kamis nanti. Ia dijadwalkan berangkat ke Natuna, Rabu (25/4/2017) menggunakan maskapai Wings Air.

Stenberg mengatakan, Pemerintah Jerman tertarik bekerja sama dengan Kepri dalam bidang kemaritiman, mengingat Indonesia sebagai negara maritim memiliki wilayah yang sebagian besar merupakan lautan.

Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, yang digandeng Pemerintahan Jerman untuk melakukan penelitian tentang kelautan dan maritim memang dikenal sebagai universitas yang mengembangkan pendidikan kelautan di Indonesia. (rsl/aan)

Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   batam
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Xiaomi menyelenggarakan kegiatan Supplier Investment Summit 2018 untuk  menyerap investasi dengan potensi USD315 juta. Investasi ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Pimpinan Lembaga Gereja Aras Nasional Provinsi Kepri menyampaikan dukacita yang mendalam kepada seluruh korban teror yang terjadi di Jakarta, Surabaya, dan ..