Dalam 2 Hari, Polisi Filipina Tembak Mati 32 Pengedar Narkoba
Minggu, 16/07/2017 15:21:05
Warga Filipina ditemukan tewas dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di negara itu. (Foto: net)

KABARBATAM.COM, FILIPINA - Polisi Filipina gencar memberantas peredaran narkoba di negerinya. Tak tanggung-tanggung, selama dua hari polisi menembak mati 32 pengedar narkoba di Provinsi Bulacan, dekat Ibu Kota Manila.

"Kami ingin memberi kejutan kepada orang-orang (pengedar narkoba) ini," kata Kepala Polisi Bulacan, Romeo Caramat kepada wartawan di Manila, seperti dilansir laman Channel News Asia, baru-baru ini.

Tindakan kepolisian menembak mati para pengedar narkoba, kata Romeo, akan memberi efek jera bagi pengedar lain. "Mereka akan berpikir dua kali untuk meneruskan transaksi narkoba di negara ini," tambah Romeo.

Caramat menegaskan, aparat hanya membunuh mereka yang melawan dan selain senjata api yang disita, dalam operasi itu ditemukan juga sejumlah granat.

Menurut kantor berita AFP, sebanyak 67 polisi menggelar operasi di Provinsi Bulacan. Selain 32 orang tewas, 109 orang ditahan karena terlibat narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal.

Caramat menyatakan, dalam operasi kemarin tidak ada anggota polisi yang tewas atau terluka. "Jangan tanya saya kenapa," kata dia ketika ditanya mengapa tidak ada satu pun polisi yang tewas atau luka dalam operasi itu.

Sejak menjadi presiden lebih dari setahun lalu, Rodrigo Duterte telah melancarkan kampanye gencar buat menindak tegas para pengedar atau siapa pun yang terlibat narkoba. Lebih dari 7.000 sejauh ini sudah tewas dihantam timah panas aparat.


Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   internasional
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Kepala Badan Pengusahaan Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama Anggota 5/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Bambang Purwanto melakukan kunjungan kerja ke salah satu perusahaan ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Komisi I DPRD Kepri menilai pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam masih belum maksimal. Penilaian ini didapati setelah Komisi I DPRD Kepri ..