Armada Transportasi Wisata yang Nyaman Jadi Atensi BP Batam
Kamis , 19/04/2018 18:49:18
Plt Direktur Humas dan Promosi BP Batam Ady Soegiharto di depan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bandung dan Asosiasi Agen Tour and Travel (ASITA) Jawa Barat. (Foto: Humas BP Batam)

BANDUNG, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar pertemuan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bandung dan Asosiasi Agen Tour and Travel (ASITA) Jawa Barat disela acara Indonesia Marketeers Festival 2018 di Hotel Grand Mercure, Bandung, Kamis (19/4/2018).

Watan, selaku pengurus ASITA Bandung, menyebutkan, ada beberapa hal mendasar yang harus diperbaiki di Batam dalam rangka meningkatkan wisata di kota tersebut. Pertama, adanya kebijakan fiskal. Menurutnya, kebijakan fiskal menurunkan kunjungan wisata ke daerah. "Fiskal ini mengakibatkan paket wisata tujuan Singapura dan Malaysia lebih murah," ungkapnya. Kedua, transportasi rental bus wisata di Batam dinilai kurang dan tidak layak. 

"Sebenarnya ini yang kurang dari Batam. Untuk itu, kami meminta kepada baik pemerintah maupun pengusaha armada bis pariwisata untuk memperbaiki armada dan merubah pola pelayanan menjadi ramah," ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, diperlukan investasi armada transportasi untuk kenyamanan wisata karena dalam satu waktu kami membawa jumlah paket lebih dari 100 orang tujuan Batam, Singapura, dan Johor. "Karena ada beberapa bis wisata yang mogok saat berada di Batam," ungkapnya.

Sementara itu, pelaksana harian Direktur Humas dan Promosi BP Batam Ady Soegiharto menyambut baik saran dan masukan yang diberikan para asosiasi Agen Tour and Travel Jawa Barat dalam pertemuan tersebut. 

Menurut Ady, persoalan armada atau ketersediaan transportasi wisata di Kota Batam telah menjadi perhatian pihaknya. "BP Batam telah mengidentifikasi dan salah satu kendala adalah memang ketersediaan transportasi seperti rental bus wisata ini," ucapnya.

Ia dan tim pengembangan wisata di BP Batam akan membawa masukan yang diperoleh dalam pertemun tersebut kepada pimpinan dan akan segera ditindaklanjuti dalam pertemuan selanjutnya. "Pertemuan awal kami di sini akan dicatat dan dilaporkan oleh tim segera untuk menjadi bahan pertimbangan menciptakan akselerasi wisata di Kota Batam," ujarnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, BP Batam saat ini tengah gencar menggerakkan sektor pariwisata dengan melibatkan UMKM masyarakat Batam, mulai dari BP Batam International Culture 2018, BP Batam Marathon International Championship 2018, BP Batam Car Free Night, Pasar Wisata Kuliner, dan Batam Menari 2018. 
"Iven-iven ini ternyata meledak, artinya mendapat perhatian dan antusias masyarakat di Batam ternyata haus akan hiburan," ucapnya.

Kasubdit Humas, Mohamad Taofan, menambahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan PHRI dan Asita Batam dan Yogyakarta untuk menciptakan destinasi baru dan kunjungan wisatawan pada masing masing daerah. "Kami menyebut Batam sebagai teras Indonesia dikarenakan berdekatan dengan negara tetangga dan kemudian potensi pariwisata di Batam sangat banyak dan baik," ujarnya

Selanjutnya saat ini, BP Batam juga tengah menyusun rencana destinasi wisata di setiap bulannya dan pihaknya juga sedang mengembngkan destinasi pariwisata olahraga. "Contoh ada Bukit Dangas untuk track sepeda dan ini tidak dimiliki Singapura dan Johor, kemudian destinasi wisata keluarga itu ada di Pulau Abang dan pantai di sekitar Batam," pungkasnya.


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   bp-batam
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Xiaomi menyelenggarakan kegiatan Supplier Investment Summit 2018 untuk  menyerap investasi dengan potensi USD315 juta. Investasi ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Pimpinan Lembaga Gereja Aras Nasional Provinsi Kepri menyampaikan dukacita yang mendalam kepada seluruh korban teror yang terjadi di Jakarta, Surabaya, dan ..