Gubernur Tegaskan Pelayanan Perizinan Harus Hitungan Jam
Selasa, 01/05/2018 17:09:05
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun beserta Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP saat menghadiri Musrembangnas 2018. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

KABARBATAM.com- Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan agar jajarannya tidak membangun rantai birokrasi yang berbelit-belit, sehingga menyusahkan masyarakat dan investor. Birokrasi perizinan juga harus dibuat secepatnya dan bukan saatnya lagi berlama-lama.

“Jangan banyak buang waktu yang akhirnya merugikan daerah (Kepri) ini. Bukan zamannya lagi membuat urusan berbelit-belit. Semuanya harus sederhana dan cepat,” kata Nurdin usai menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 di Sahid Hotel, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Musrenbangnas RKP 2019 ini dibuka langsung Presiden Joko Widodo. Hadir pada kesempatan itu, Wakil Presiden HM Jusuf Kalla, serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja, para gubernur, bupati dan wali kota. Dari Kepri, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP.

Pada acara dengan tema Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas itu, Presiden Jokowi memang menekankan pentingnya waktu. Menurut Jokowi, komoditas yang paling mahal di dunia adalah waktu. Jokowi menegaskan jajarannya untuk tidak membuang-buang waktu.

Gubernur Nurdin pun meneruskan pesan Presiden Jokowi kepada jajarannya untuk tidak membuang-buang waktu. Menurut Nurdin, rantai prosedur perizinan di Kepri harus dipercepat.

Sebagai daerah tujuan investasi, kata Nurdin, Kepri harus memberikan pelayanan perizinan yang cepat. Mestinya, pelayanan perizinan yang diberikan kepada investor harus dalam hitungan jam. Menurut Nurdin, Pemprov Kepri akan terus mendorong penyederhanaan perizinan agar semakin cepat dan singkat.

“Kata Presiden, kalau mindset kita masih seperti itu ya sudah, kita akan sulit maju. Dunia sudah berubah, masak kita masih bertele-tele menjadi ribet. Mau jadi apa kita,” kata Nurdin mengutip arahan Presiden pada acara tersebut.

Beberapa arahan Presiden Jokowi memang sudah dilakukan Nurdin. Jokowi telah menitip pesan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah agar jangan ada ketergantungan dengan APBN dan APBD saja.

Pada beberapa proyek infrastruktur, Kepri malah menawarkan investasi swasta dan asing. Makanya beberapa proyek strategis di Kepri langsung mendapat restu Presiden seperti pembangunan Jembatan Batam-Bintan, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pengembangan dan modernisasi Bandara Hang Nadim dan pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan, juga sejalan dengan arahan Presiden. Termasuk pembangunan sumberdaya manusia. Karena saat memberi arahan, Jokowi menyampaikan tahapan besar adalah investasi di bidang infrastruktur dan sumber daya manusia.

“Kedua hal ini yang serius dalam membangun negara yang kita cintai ini,” kata Jokowi. Sekdaprov Arif Fadillah menambahkan, dia akan mengawal arahan Presiden dan instruksi Gubernur tentang percepatan dan penyederhanaan perizinan. Juga komitmen untuk tidak membuang-buang waktu.

“Kita sedang memperkuat SDM untuk itu. Yang jelas kita komit membuat semuanya semakin cekat dan singkat,” kata Arif.

Sementara itu, Kepala Barenglitbang Naharuddin mengatakan, perencanaan pembangunan yang dilakukan memang fokus pada pembangunan infrastruktur dan investasi sumberdaya manusia seperti arahan Gubernur. Dengan keterbatasan anggaran, ada skala prioritas pembangunan yang dilakukan.

“Kita mengikuti arahan Presiden dan Bapak Gubernur untuk fokus serta melakukan terobosan terbaik yang manfaatnya jelas untuk masyarakat,” kata Nahar.(*)


Sumber  : Humas Pemprov Kepri
Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   metropolitan-
   
   tanjungpinang
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Merespon keinginan dunia usaha agar proses perizinan cepat, mudah, dan langsung terintegrasi secara online, Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Sosialisasi Kemudahan ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau memberikan bantaun dana sebesar Rp50 Juta kepada pengurus Masjid Dhiyaul Janah, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Kota ..