BP Batam Beri Apresiasi Solo Menari 2018 Raih MURI
Senin, 30/04/2018 13:21:45
Perwakilan BP Batam hadir dalam iven Solo Menari 2018 di Kota Surakarta. (Foto: Humas BP Batam)

SOLO, KABARBATAM.com- Iven Solo Menari 2018 tampil spektakuler dan memukau perhatian masyarakat Solo, di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Minggu (29/4/2018).

Sebanyak 5.000 penari ambil bagian dalam iven tersebut. Mereka tumpah ruah memenuhi venue yang disediakan dengan memakai warna-warni seragam yang elok. Keramaian tidak hanya terlihat dari barisan penari, tetapi juga di pinggir jalan yang dipadati turis lokal maupun mancanegara.

Pemerintah Kota (Pemko) Surakarta selaku inisiator agenda ini berkomitmen, selain memperingati Hari Tari Sedunia, kegiatan ini juga untuk melestarikan salah satu tarian asal Solo, membangun pengetahuan mengenai Gambyong di kalangan generasi muda, dan mengeksplorasi tari Gambyong sebagai modal kultural bagi penciptaan seni dan pemajuan budaya. 

Iven yang diselenggarakan ini juga bertujuan untuk pengembangan ekonomi dan pariwisata di Solo. Acara ini dibuka langsung oleh FX Hadi Rudyatmo, Walikota Surakarta. Dalam sambutannya, dia menilai pergelaran ini bukan hanya fokus mencapai rekor. Namun  agar budaya Jawa terus tumbuh di Kota Solo.

"Solo itu kota budaya, ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kota mengajak warga untuk mencintai tarian tradisional dan nguri-uri kebudayaan Surakarta," kata Rudy.

BP Batam yang juga pernah menyelenggarakan kegiatan serupa yakni Batam Menari 2018. Dalam iven ini, BP Batam turut hadir sekaligus sebagai undangan balasan dimana Pemko Surakarta juga hadir sebagai undangan di Batam menyaksikan pemecahan rekor MURI 20.000 penari menarikan tarian Rampai Batam.

Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, yang juga Ketua Batam Menari, Dendi Gustinandar, dan Budi Susilo, Kepala Bagian SDM (Wakil Ketua Batam Menari) hadir mewakili Kepala BP Batam, Lukita Dinarsayah Tuwo, yang berhalangan hadir.

Dendi mengatakan, BP Batam sangat mendukung kegiatan seni yang merupakan salah satu bagian dari pariwisata. "Hari ini kami bisa melihat sekaligus mendukung Pemko Surakarta melestarikan warisan budaya seni tari yang berasal dari budaya lokal dan bisa dipertontonkan dan ditarikan oleh sekian ribu orang yang sangat antusias,"kata Dendi.

Tarian massal ini pun berhasil memecahkan rekor MURI dengan total penari berjumlah 5.035 penari. Menurut salah satu perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), Ariyani Siregar mengatakan, Solo Menari yang dibawakan 5.035 penari ini mampu mematahkan rekor sebelumnya yang hanya diikuti 1.200 penari.

"Kami masukkan Tari Gambyong ini tercatat sebagai rekor 8.434, selain itu juga dimasukkan dalam rekor dunia dengan perempuan penari Gambyong terbanyak," jelas Ariyani.


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   bp-batam
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Acara pembukaan Kejuaraan Nasional Bandung Karate Club (BKC) 2018 bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dibuka dengan resmi oleh Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana ..
KEPRI
BINTAN, KABARBATAM.com- Usulan pengajuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan Tahun 2019 telah ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Bintan Apri Sujadi. Usulan UMK tersebut sebesar ..