Pascaledakan Bom di Surabaya, Jakarta dan Sekitarnya Siaga 1
Minggu, 13/05/2018 16:52:49
Polisi menghalau warga yang berupaya mendekat ke lokasi ledakan bom di salah satu gereja di Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Okezone.com)

SURABAYA, KABARBATAM.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung bertolak ke Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) pasca ledakan bom di tiga gereja. Ketiga gereja itu, yakni GPPS Jemaat Sawahan di Jalan Arjuno, GKI Diponegoro, dan Gereja Santa Maria.

"Bapak Kapolri langsung bertolak ke Surabaya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Gereja Santa Maria, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Kapolri tiba di Surabaya pada Minggu siang. Ia datang untuk memantau langsung kondisi lokasi ledakan yang terakhir dikabarkan menewaskan 10 orang.

Pertama, Kapolri memantau situasi di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro 146 di Jalan Raya Diponegoro, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan di Jalan Arjuno, dan terakhir, Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, di Jalan Ngagel Madya.

Kapolri tidak datang sendirian, namun ada sejumlah aparat dan pejabat daerah yang ikut berdatangan ke lokasi. Seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin, serta Gubernur Jatim Soekarwo.

Hingga kini jumlah korban yang meninggal akibat peristiwa ledakan di Surabaya terus bertambah. Setidaknya ada sepuluh korban tewas dan 40 korban luka-luka yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Dua di antaranya merupakan anggota polisi yang tengah bertugas di sekitaran gereja.

Lebih lanjut, Frans meminta masyarakat di mana pun berada untuk tidak ikut menyebarkan kabar yang tidak jelas sumbernya ke berbagai media sosial atau pesan whatsapp.

Seperti dilansir Antara, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Mohammad Iqbal, mengatakan kedatangan Kapolri juga untuk memberikan semangat kepada anggota kepolisian yang sedang menjalankan tugas pengamanan.

Saat ini, beberapa lokasi kejadian telah diamankan oleh anggota kepolisian dengan menutup akses jalan lokasi kejadian. Seperti menutup akses Jalan Diponegoro di Pintu Jalan Kedungdoro, kemudian menutup Jalan Polisi Istimewa. 

Sementara itu, Pasca peristiwa ledakan bom tiga lokasi di wilayah Surabaya, Jawa Timur, wilayah Polda Metro Jaya langsung meningkatkan siaga satu. “Iya (siaga satu),” ujar Kapolda Metro Jaya Idham Aziskepada wartawan, Minggu (13/5/2018).

Adapun surat yang beredar di kalangan wartawan mengenai surat perintah peningkatan status wilayah hukum Polda Metro Jaya yang bertanda tangan Kapolda Idham Azis.

Di mana dalam surat itu, Idham bertuliskan imbauan agar pihak kepolisian meningkatkan status siaga 1 sejak 13 Mei 2018 dimulai pukul 08.00 WIB. Berikut isi imbaun dari surat perintah Kapolda Metro Jaya Idham Azis terkait peningkatkan status siaga satu di wilayah hukum Polda Metro Jaya:

"Sehub dgn ref tsb di atas kma guna menciptakan sitkamtibmas yg aman kma kondusif dan terkendali terkait ledakan bom tiga lokasi gereja di surabaya kma maka diperintahkan kpd tsb alamat bhw tmt 13 mei 2018 pkl 08.00 wib kma status kesiapsiagaan seluruh jjrn polda metro jaya dinyatakan dlm status siaga i (satu) ul status siaga i (satu) kma sampai ada ketentuan lebih lanjut ttk"

Sekadar informasi, masyarakat Surabaya dikejutkan dengan adanya ledakan bom yang terjadi di 3 gereja. Pertama, bom bunuh diri meledak di Gereja Santa Maria Tak Berrcela di Jalan Ngagel. Disusul ledakan bom di GKI Jalan Raya Diponegoro dan di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno.



Sumber  : dtc/mdk/okz
Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   nasional-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam meluncurkan BP Batam Layanan Keliling (BLINK), yakni  pengoperasian dua kendaraan yang secara khusus melayani pengurusan Izin Peralihan ..
KEPRI
NATUNA, KABARBATAM.com- Upacara Peringatan ‎Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna berlangsung khidmat, Jumat (17/8/2018) pagi. Upacara ..