Aksi Heroik Polisi Selamatkan Anak Pelaku Pengeboman Mapolrestabes Surabaya
Senin, 14/05/2018 13:08:41
Seorang anggota kepolisian berusaha menyelamatkan anak perempuan pelaku peledakan di Mapolrestabes Surabaya dan langsung dilarikan ke RS PHC. (Foto: Detik.com)

SURABAYA, KABARBATAM.com- Empat pelaku peledakan di gerbang Mapolrestabes Surabaya dipastikan tewas dalam peristiwa tersebut. Sementara seorang anak perempuan yang ada di lokasi mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit.  

Keempat pelaku saat itu berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Setibanya di depan gerbang Mapolrestabes, bom langsung meledak. 

Seorang anak perempuan diperkirakan berusia delapan tahun berusaha dievakuasi anggota polisi yang berada di lokasi. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Magera di Mapolda Jatim, mengatakan, identitas pelaku masih dilakukan identifikasi.

"Kami masih mencocokkan semua data-data terkait pelaku," kata Kombes Frans Barung Magera, Senin (14/5/2018). Keempat pelaku teror, jelas Barung, menggunakan dua sepeda motor dengan nopol L-6629-NN dan L-3559-G. 

"Mereka datang secara beriringan," ujarnya. Seorang anak yang terluka dalam insiden itu, kata Barung, korban adalah anak pelaku peledakan. Anak tersebut langsung dievakuasi dari lokasi kejadian dan di bawa ke RS PHC untuk mendapatkan perawatan. 

"Anak yang dibawa oleh mereka atas nama Ais. Kita doakan selamat, kita rujuk ke RS PHJ," tuturnya. Ia menambahkan, ledakan itu mengakibatkan empat anggota Polri dan enam masyarakat terluka. Mereka saat ini sudah mendapat perawatan di rumah sakit.

Barung mengatakan, empat pelaku yang tewas sebelumnya memaksa masuk ke Mapolrestabes Surabaya dengan dua motor masing-masing bermerek Honda Beat dan Supra. "Identifikasi akan kami lakukan secepatnya," katanya. 

Sebelumnya, ledakan bom terjadi pada pukul 08.50 WIB di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. Sebelum dua motor itu datang, ada sebuah mobil Avanza berwarna hitam yang sedang antre untuk masuk. 

"Sudah kami identifikasi. Mereka yang naik Avanza itu ingin mendapatkan pelayanan pemeriksaan. Kami nyatakan yang bersangkutan bukan pelaku. Yang pelaku adalah rangkaian sepeda motor yang berupaya masuk dengan berbonceng," tuturnya.


Sumber  : dtc/kcm/okz
Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   nasional-
BP BATAM
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama Direktur Pengembangan Manajemen Kinerja Purnomo Andiantono dan Direktur Politehnik Negeri Batam ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Guna menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019, seluruh stakeholders melaksanakan Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2019, di Lapangan Pamedan Kota Tanjungpinang, ..