Ada Lilitan Kabel di Tubuh Terduga Teroris, Polda Riau: Itu hanya Kamuflase!
Kamis, 17/05/2018 16:36:40
Salah seorang terduga teroris tewas ditembak polisi saat menyerang Mapolda Riau. (Foto: net)

PEKANBARU, KABARBATAM.com- Empat terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau, di Jl Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil dilumpuhkan petugas. Seorang terduga teroris diduga membawa barang berbahaya, berupa lilitan kabel dan kotak diduga bom.

Informasi yang dihimpun di lapangan, di tubuh seorang terduga teroris ditemukan lilitan atau rangkaian kabel. Juga ditemukan kotak. Belum diketahui jenis rangkaian kabel itu tetapi dicurigai benda berbahaya.

Polisi langsung melakukan sterilisasi usai mematahkan serangan kelompok teroris di Mapolda Riau. Satu per satu tubuh pelaku diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya benda berbahaya. Terdapat lilitan kabel ditemukan polisi di tubuh seorang pelaku.

"Benar ada lilitan kabel di tubuh seorang pelaku. Juga ada benda seperti kotak. Tetapi ketika kami periksa, ternyata hanya lilitan kabel biasa. Bukan benda berbahaya. Dugaan kami, itu hanya kamuflase seakan-akan bom tetapi bukan karena pelaku mengenakan semacam pelapis dada jadi kelihatan agak tebal," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto.

Keempat jenazah terduga teroris tersebut dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara untuk diidentifikasi. Keempat jenazah diidentifikasi oleh Biddokkes Polda Riau bersama tim Inafis. Sedangkan barang bukti lainnya, berupa samurai, sebo, ikat pinggang, sepatu, dan barang milik terduga teroris disita.

Selain itu, mobil Toyota Avanza warna putih yang digunakan pelaku menyerang Mapolda Riau juga ikut diamankan.



Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   riau
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Penutupan acara BP Batam Bersyiar berlangsung pada Selasa (5/6/2018) bertempat di pelataran Welcome To Batam (WTB). Acara yang berlangsung dari tanggal 20 Mei lalu berujung ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengirimkan empat personel untuk membantu pencarian korban KM Sinar Bangun yang ..