Menjelang Asean Games, Riau Pertimbangkan Perpanjang Status Siaga Karhutla
Senin, 21/05/2018 17:11:40
Anggota Tim Satgas Karhutla memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Riau. (Foto: riaueksis.com)

PEKANBARU, KABARBATAM.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mempertimbangkan untuk memperpanjang status siaga bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Status tersebut akan berakhir pada akhir Mei 2018.

"Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau bersama seluruh instansi terkait yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan Karhutla akan melakukan rapat evaluasi," ujar Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger.

Rapat evaluasi tersebut akan digelar pada 25 Mei 2018. "Selanjutnya kami segera akan putuskan untuk perpanjangan status siaga," ujarnya. Pemprov Riau telah menetapkan status Siaga Karhutla sejak 19 Februari 2018 lalu, dan akan berakhir pada 31 Mei 2018 mendatang.

Penetapan status tersebut dilakukan setelah sebelumnya sebagian besar wilayah di Riau mulai dilanda musim kering yang berakibat pada maraknya Karhutla sepanjang lima bulan pertama tahun ini. Edwar mengatakan, tercatat lebih dari 1.800 hektare lahan dan hutan terbakar sepanjang periode tersebut.

"Sementara berdasaran data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kita saat ini kembali memasuki musim kemarau dan perlu langkah tepat untuk pencegahan dan penanggulangan," jelas Edwar.

Selain itu, dia juga mengatakan perintah dari Presiden Joko Widodo meminta agar Pemprovi Riau serius melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla menjelang pelaksanaan Asean Games di Sumatera Selatan, Palembang.

"Dua alasan itu akan menjadi pertimbangan utama kita untuk kembali memperpanjang status Siaga 2018 ini," tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Karhutla Provinsi Riau pada 20 Mei 2018 tercatat lebih dari 1.868,96 hektare lahan di Riau terbakar. Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Meranti yang mencapai 896 hektare, serta Bengkalis 345 hektare serta Dumai 120,75 hektare.


Sumber  : Antaranews.com
Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   riau
BP BATAM
JAKARTA, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam sebentar lagi memiliki Biro Ekonomi Kreatif. Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru BP Batam tersebut sudah dikaji dan didalami Kementerian ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Gubernur Kepulauan Riau (Kepri)  akan memanggil dinas terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri untuk membahas Upah Minimum Provinsi (UMP) ..