Kondisi Membaik, Dua Korban Serangan Teroris di Mapolda Riau Tinggalkan RS Bhayangkara
Selasa, 22/05/2018 11:57:33
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat membesuk Farid Abdullah di RS Bhayangkara Polda Riau, baru-baru ini. (Foto: Kricom)

PEKANBARU, KABARBATAM.com- Dua anggota polisi yang menjadi korban serangan terduga teroris di Mapolda Riau, AKBP Farid Abdullah dan Bripka Jhon Hendrik sudah membaik. Keduanya sudah keluar dari RS Bhayangkara Polda Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (22/5/2018).

Sebelumnya, kedua anggota Polda Riau tersebut dirawat di Ruang Mawar dan Kemuning RS Bhayangkara. Pantauan di lokasi, suasana di depan ruang perawatan tampak sepi. Pintu ruang rawat keduanya juga tertutup rapat. 

Seorang perawat mengatakan, Farid dan Jhon Hendrik baru saja keluar dari RS Bhayangkara. Mereka diantara oleh keluarga masing-masing. 

"Pak Farid dan Pak Jhon sudah pulang ke rumahnya. Mereka diantar keluarga masing-masing. Kondisi keduanya sudah membaik sehingga sudah diperbolehkan pulang," ujar seorang perawat saat ditemui di ruang jaga RS Bhayangkara.

Ia mengatakan, pasien atas nama Farid Abdullah juga sudah bisa jalan. Kondisi pasien yang mengalami luka di kepala bagian belakang terus membaik. "Beliau sudah bisa berjalan meski agak pelan," ujarnya.

Adapun Jhon Hendrik hanya mengalami luka di ibu jari sebalah kanan. Kondisi lukanya juga sudah mulai membaik. Meski demikian kedua pasien menjalani rawat jalan. 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto mengatakan, kondisi dua anggota Polda Riau yang menjadi korban serangan terduga tetoris mulai membaik.

Meski demikian, keduanya masih harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau. AKBP Farid Abdullah masih harus menjalani perawatan karena luka serius di kepala bagian belakang akibat terkena sabetan samurai pelaku teror.

"Sudah mulai membaik. Namun masih harus menjalani perawatan dari tim medis RS Bhayangkara. AKBP Farid Abdullah sebelumnya menjalani operasi akibat luka di kepala bagian belakang," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kelompok terduga teroris menyerang Mapolda Riau, Rabu, 16 Mei 2018. Serangan yang dilakukan empat terduga teroris sekitar pukul 09.00 WIB itu melukai tiga anggota Polda Riau.

Mereka adalah Kompol Farid Abdullah, Ipda Auzar, dan Brigadir Jhon Hendrik. Dalam peristiwa itu, Ipda Auzar meninggal di RS Bhayangkara akibat ditabrak mobil yang dikendarai pelaku.

Dalam peristiwa itu, polisi berhasil menembak mati empat pelaku penyerangan di lokasi kejadian. Dua jurnalis juga menjadi korban dalam serangan teror tersebut. Kondisi keduanya juga sudah membaik dan sudah keluar dari RS Bhayangkara.


Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   riau
BP BATAM
JAKARTA, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam sebentar lagi memiliki Biro Ekonomi Kreatif. Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru BP Batam tersebut sudah dikaji dan didalami Kementerian ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Bantuan dan donasi dari masyarakat Provinsi Kepri untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala (Sulteng) terkumpul mencapai Rp1 miliar lebih. ..