Nuryanto Ajak Stakeholders Cari Solusi Terbaik Sistem Ekonomi Batam
Selasa, 22/05/2018 16:44:57
Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. (Foto: Tribunnewsbatam.com)

BATAM, KABARBATAM.com- Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mengajak para stakeholders di Batam duduk bersama dan mencari solusi terkait status kawasan ekonomi Batam. Hal itu menyikapi rencana pemerintah melakukan transformasi kawasan FTZ Batm menjadi KEK. 

Nuryanto mengatakan, kebijakan apapun yang diambil oleh pemerintah pusat tetap akan berdampak kepada masyarakat Batam. Untuk itu, pihaknya mengajak semua pihak mencari solusi terbaik bagi Batam.

“Apakah itu FTZ atau KEK yang merasakan masyarakat juga. Mumpung belum ada keputusan mari kita dudukkan bersama," ujar Nuryanto. Jika diperlukan, ia mengajak para stakeholders bersama-sama menemui pemerintah pusat membahas hal tersebut. 

Sekadar diketahui, Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas transformasi FTZ Batam ke KEK, di Kantor DPRD Batam, masih menuai pro dan kontra. Asosiasi pengusaha menginginkan agar FTZ dipertahankan, sedangkan Pemko menginginkan Batam beralih ke KEK. 

Bagi Pemko, menurut Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, apapun sistem ekonomi yang akan diterapkan di Batam tidak jadi masalah. Karena Pemko Batam hanya ingin supaya tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dan Pemko Batam selesai. Maka dipilihlah KEK sebagai jawaban untuk mengurai persoalan itu.   

RDP tersebut menghasilkan tiga rekomendasi. Pertama, kalangan pengusaha tetap menolak penerapan KEK di Batam. Kedua, meminta pemerintah mempertahankan status FTZ Batam sesuai amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2000 tentang FTZ. Dan ketiga, pengusaha meminta pemerintah fokus dengan peningkatan pelayanan publik. (aan)


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   parlemen
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam meluncurkan BP Batam Layanan Keliling (BLINK), yakni  pengoperasian dua kendaraan yang secara khusus melayani pengurusan Izin Peralihan ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Entah apa yang ada dalam pikiran seorang pria berinisial AP. Dia nekat menghabisi nyawa ayah kandungnya, Ismail (70), warga Perum Hang Tuah Permai, Blok S, No 7 ..