Safari Ramadhan, Ini Kesan yang Dirasakan Wakil Wali Kota Batam
Minggu, 03/06/2018 14:58:34
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Batamtoday.com)

BATAM, KABARBATAM.com- Ramadhan tahun ini memberikan kesan yang mendalam bagi Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Menjalani Safari Ramadhan di 24 masjid di bulan Ramadhan ini, banyak hikmah dan kesan yang dirasakan Amsakar, terutama melihat antusias masyarakat Batam menunaikan ibadah.    

Sejak hari pertama hingga hari ke 17 Ramadhan, Wakil Wali Kota berkeliling ke puluhan masjid menghadiri Safari Ramadhan. Selain berbuka puasa bersama warga, Amsakar juga menunaikan ibadah taraweh bersama jamaah di masjid yang dikunjungi.  

Amsakar terkesan karena pelaksanaan ibadah selama Ramadhan di masjid-masjid tersebut berjalan khidmad. Bahkan terdapat dua masjid, yakni Masjid Nurul Islam (Batamindo-Mukakuning) dan Nurul Hidayah (Sekupang) seluruh jamaah menunaikan ibadah taraweh dengan khusyu. 

"Saya bangga dengan jamaah yang shalat di dua masjid tersebut. Sedikitpun tak ada suara (berisik) di sana. Jamaah khusyu dan tenang selama beribadah," ujar Amsakar saat berbincang dengan Kabarbatatam.com usai menunaikan shalat taraweh, Sabtu (2 Juni 2018). 

Selain memperoleh hikmah Ramadhan, kesimpulan yang bisa dipetik Amsakar bahwa kehidupan beragama di Batam benar-benar sudah sampai pada akar rumput. Bila diambil kesimpulannya, visi Batam sebagai Kota Bandar Madani sudah terimplementasikan. "Itu terbukti dari semarak dan antusiasnya masyarakat beribadah di bulan suci Ramadhan ini," ujarnya. 

Antusias masyarakat Batam juga bisa dilihat di beberapa event yang diadakan di Kota Batam. Saat Ustadz Abdul Somad hadir memberikan ceramah, jamaah yang hadir di Dataran Engku Putri membeludak. Batam Mengaji juga dipadati sekitar 9.000 peserta. Para peserta didata baik melalui masjid maupun perorangan. Mereka membaca surat-surat tertentu dan telah mengkhatamkan Al-Quran.  

Begitupun dengan agama lain. Seperti puncak perayaan Imlek di simpang Martabak Har, beberapa waktu lalu juga berlangsung meriah. "Pada malam tahun baru dan malam Natal, kami berkelililing bersama unsur muspida, saat itu Kapolda juga turun langsung, dan kami melihat seluruh gereja penuh. Ini membuktikan bahwa kehidupan beragama kita terjalin dengan baik," ujar Amsakar. 

Ia menuturkan, hal ini sesuatu hal yang unik. Secara teoritis, masyarakat industri atau masyarakat perkotaan itu relatif sangat sibuk sehingga mereka cenderung jauh dari nilai-nilai spritual. 

"Namun di Batam, terori itu terbantahkan. Kenapa demikian, karena ada kesadaran politik untuk bersama-sama mengusung visi Batam sebagai Kota Bandar Madani. Kita ketahui, sudah lima periode kepemimpinan di Batam sejak awal mengusung Batam Mandar Madani. 

Mereka adalah Nyat Kadir, lalu diteruskan oleh alm Manan Sasmita. Kemudian dilanjutkan Ahmad Dahlan selama dua periode, dan masuk ke periode kepemimpinan HM Rudi. "Menurut saya ini sesuatu hal yang membanggakan," tuturnya.  

Dan tahun ini, Amsakar merasa lebih bersemangat menjalankan Ramadhan. Dari sejak awal puasa hingga Ramadhan hari ini, ia hadir terus di tengah masyarakat. Itulah alasan Wakil Wali Kota Batam ini menangkap antusiasme luar biasa dari masyarakat di bulan Ramadhan tahun ini.

Amsakar berharap ini menjadi momentum untuk menjemput berkah dari Allah SWT. Dan bagi warga muslim, tambah Amsakar, harus bersyukur menjadi umat Islam. "Kita memiliki pondasi atau tiang agama bernama shalat, kita punya rasul yakni Nabi Muhammad SAW, suri tauladan yang baik, dan kita punya kitab suci Al-Quran, yang dari tahun ke tahun orang mampu menghafalnya," ujarnya. 

"Kalaulah tidak karena struktur berpikirnya benar, tidaklah orang mudah membacanya. Kalaulah tidak rangkaian kata-katanya masuk dalam akal sehat, tentu tidak mungkin ada orang yang bisa menghafal ayat-ayatnya. Al-Quran terdiri dari 6.666 ayat, 144 surat, dan 30 juz," tambahnya.   

Kemarin pada peringatan Nuzulul Quran di Bengkong, sambung Amsakar, seorang Qori tuna netra tampil membacakan ayat Suci Al-Quran, merinding kita mendengarnya. Qori tersebut adalah peraih Juara I Tingkat Provinsi Kepri. 

"Ini sangat membahagiakan bagi kita. Mudah-mudahan tahun ini keberkahan diturunkan kepada kita di bulan suci Ramadhan ini. Kita punya bulan Ramadhan, diturunkan kepada kita yang tidak dimiliki agama lain. Di dalamnya ada satu malam lebih dari 1.000 bulan yang mengantarkan kita pada derajat taqwa," tuturnya. 

Ditambahkan Amsakar bahwa agama lain selain Islam juga ada puasa, tetapi tidak ada bonus sedemikian besar seperti yang didapatkan di bulan suci Ramadhan. "Ada ayatnya dalam Al-Quran, yang artinya bahwa; Sesungguhnya kalau kamu bersyukur atas nikmat yang AKU berikan, maka AKU akan menambah nikmat tersebut. Tetapi kalau kamu tak bisa bersyukur atas nikmat yang AKU berikan, maka azabku sangat pedih," pungkas Amsakar.  (war)


 



Editor  : Anwar
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, dan KBRI Malaysia melakukan kegiatan promosi mengenai Kawasan Ekonomi Khusus ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..