Warga Pekanbaru Berebut Jalur Zonasi Penerimaan Siswa Baru 2018
Kamis, 05/07/2018 14:25:56
Ilustrasi

PEKANBARU, KABARBATAM.com- Warga Pekanbaru menyambut antusias penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur zonasi. Selain sangat membantu, jalur tersebut memberikan kesempatan kepada calon siswa dapat sekolah di sekolah unggulan.

Rina, warga Jalan Sepakat, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, mengaku sangat terbantu dengan jalur zonasi yang diberlakukan sekolah. Meski menerapkan sistem online, dia tetap terbantu karena tidak perlu jauh-jauh mendaftarkan anaknya masuk ke sekolah unggulan. 

"Senang ada jalur zonasi. Saya bisa mendaftarkan anak saya masuk ke SMPN 9 Pekanbaru. Jarak dari rumah pun tidak terlalu jauh," ujar Rina saat ditemui Medcom.id di SMPN 9 Pekanbaru, Jl Imam Munandar, Kota Pekanbaru, Rabu, 4 Juli 2018. 

Dia mengaku, mendaftarkan anaknya PPDB via online ke SMPN 9 Pekanbaru, Selasa, 3 Juli 2018. Hasil kelulusan sudah bisa dilihat di website PPDB Kota Pekanbaru keesokan harinya atau, Rabu, 4 Juli 2018. "Di website tersebut, nama anak saya berada di urutan No 23 dari 288 siswa jalur zonasi yang diterima di SMP ini," ujarnya. 

Pantauan Medcom.id, pendaftaran PPDB di SMPN 9 tampak ramai dikunjungi orangtua siswa. Banyak di antara mereka masih mengajukan pendaftaran. Meski pendaftaran ditutup tanggal 4 Juni 2018 pukul 12.00, para orangtua tetap antusias mendaftarkan anaknya di sekolah ini. 

"Harapannya bisa diterima di sekolah ini. Apalagi ada jalur zonasi sehingga sangat memungkinkan anak saya bisa lolos masuk SMPN 9 Pekanbaru," ujar Nita, warga Jl Pesantren, Kelurahan Tangkerang Timur, Pekanbaru. 

Saat ditanya pendaftaran sistem online? Dia mengaku tak ada kenda la berarti karena sistem pendaftarannya tidak terlalu rumit. Hanya saja, Nita tak bisa mengambil nomor kode di sekolah untuk mengecek kelulusan anaknya di website PPDB Kota Pekanbaru karena listrik padam. "Pihak sekolah tidak bisa print nomor kodenya karena listrik padam," ujarnya. 

Emrina, Panitia PPDB SMPN 9 Pekanbaru, mengatakan, daya tampung SMPN 9 Pekanbaru dibagi empat bagian. Di antaranya, peserta didik domisili (zonasi) 80 persen, prestasi 5 pesen, kurang mampu 10 persen, luar kota 5 persen. 

"Terbanyak yang kami terima yakni zonasi sebanyak 288 siswa. Bagi yang tidak lulus, ada beberapa pilihan sekolah lainnya. Di antaranya SMPN 26 yang juga di Tenayan Raya," ujarnya.

Suasana pendaftaran PPDB di SMAN 10 Pekanbaru juga tampak dipadati orangtua siswa. Mereka berlomba mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut. Berbeda dengan SMPN 9, di sekolah ini PPDB masih menggunakan sistem manual. 

"Pendaftarannya manual. Nanti setelah itu direkam ke dalam komputer lalu informasi kelulusannya akan dicek melalui website PPDB Kota Pekanbaru," ujar Tuti, warga Jl Pinang Merah, Kota Pekanbaru. Dia mendaftarkan anaknya di SMAN 10 melalui jalur zonasi. 

Panitai PPDB di sekolah ini memberikan kuota sebanyak 226 siswa untuk jalur zonasi, 58 siswa tidak mampu, 16 siswa jalur prestasi, dan 16 siswa luar zonasi. Total yang akan diterima di SMAN 10 sebanyak 316 siswa. 

Sekolah ini masih membuka pendaftaran calon siswa baru hingga Kamis, 5 Juli 2018. Seluruh berkas pendaftaran bisa diantar lansung ke sekolah. Salah satu syaratnya, yakni surat keterangan dari RT/RW bahwa calon siswa benar berdomosili di daerah yang berada satu wilayah dengan sekolah. 

"Saya datang sejak pukul 11.00, dan masih antre untuk menunggu pengumuman dari panitia, khawatir jika ada berkas yang kurang. Zonasi yang diterapkan pemerintah sangat membantu kami yang rumahnya dekat dengan sekolah. Harapannya ya bisa diterima di sekolah ini," ujar Tuti. 


Editor  : 
Tags
   
   riau
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Merespon keinginan dunia usaha agar proses perizinan cepat, mudah, dan langsung terintegrasi secara online, Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Sosialisasi Kemudahan ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau memberikan bantaun dana sebesar Rp50 Juta kepada pengurus Masjid Dhiyaul Janah, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Kota ..