Dari Keluarga Sederhana, Zohri Menorehkan Tinta Emas bagi Indonesia
Kamis, 12/07/2018 18:13:25
Lalu Muhammad Zohri (Foto: net)

KABARBATAM.com- Indonesia patut berbangga. Sprinter asal Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Zohri (18) berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Dunia Atletik U20. Zohri menjadi yang tercepat dalam lomba lari 100 meter putra.

Tak ada yang mengira jika pria yang lahir dari keluarga sederhana ini mampu mengantarkan Indonesia meraih medali emas dalam kejuaraan dunia yang diselenggarakan di Finlandia itu.

Dilansir dari situs resmi Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF), Kamis (12/2/2018), ini merupakan medali emas pertama bagi Indonesia. Tercatat dalam 32 tahun terakhir, posisi terbaik atlet Indonesia berada dalam finish posisi ke-8 yaitu pada tahun 1986.

Zohri mengukir sejarah dan mengungguli duo sprinter asal Amerika Serikat, yakni Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang masing-masing mencatatkan waktu 10,22 detik. Zohri tercatat hanya membutuhkan waktu 10,18 detik untuk mencapai garis finish.

"Saya sangat senang dengan kejuaraan junior ini. Sekarang, saya akan mempersiapkan Asian Games bulan depan. Saya sangat bangga. Ini adalah pengalaman yang luar biasa dan ini sangat bagus untuk karir saya. Bahkan berada di final adalah berkah yang besar," ujarnya.

Keluarga Sederhana 

Zohri tinggal di sebuah rumah renta di kampung halamannya, Dusun Karang Pangsor, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Zohri masih menempati rumah itu. Anak bungsu dari empat bersaudara itu sesekali juga tinggal bersama saudaranya yang lain.

"Iya, sampai sekarang kondisi rumah masih sama," kata kakak Lalu Muhammad Zohri, Fazilah seperti dilansir Antara di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Dari prestasi Zohri di tingkat dunia, justru terselip kisah miris dari rumah bambu di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara itu. "Kami sudah pernah mengajukan bantuan ke Kepala Desa dulu. Tapi, nama kami tidak pernah keluar," katanya tentang kondisi rumah peninggalan kedua orang tuanya itu.

Karena tak kunjung mendapat bantuan, putra pasangan almarhum Lalu Ahmad Yani dan almarhumah Saeriah itu bercita-cita memperbaiki rumahnya jika telah mencapai kesuksesan. Lalu berencana membeli tanah di luar kampungnya di Dusun Karang Pangsor.

"Belum. Dia akan memperbaiki rumah orang tua setelah benar-benar sukses," kata Fazilah. Sang kakak menceritakan, adiknya itu tergolong pendiam. Bahkan, Lalu tidak mau merepotkan orang lain.

"Kami tidak pernah mengetahui masalah pribadi Lalu. Dia tidak ingin menyusahkan kakak-kakaknya atau keluarganya yang lain. Dia akan berusaha sendiri selama dia mampu," ujar kakak sulung itu.

Sebelum meninggal, ayah Lalu Muhammad Zohri pernah mendoakan agar putranya selalu sukses mencapai cita-citanya.

Atas prestasi yang diraihnya, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno L.P Marsudi melalui akun Twitternya mengucapkan selamat atas pencapaian yang ditorehkan Zohri. "Selamat kepada pelari U-20 asal Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, yang telah berhasil menyabet medali emas nomor 100 meter pada Kejuaraan Dunia Junior," tulisnya.



Sumber  : Antara
Editor  : Anwar
Tags
   
   nasional-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Acara pembukaan Kejuaraan Nasional Bandung Karate Club (BKC) 2018 bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dibuka dengan resmi oleh Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana ..
KEPRI
BINTAN, KABARBATAM.com- Usulan pengajuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan Tahun 2019 telah ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Bintan Apri Sujadi. Usulan UMK tersebut sebesar ..