Marah Besar, Kapolri Perintahkan Jabatan AKBP Yusuf di Polda Babel Dicopot
Jumat, 13/07/2018 17:05:00
Foto oknum polisi anggota Polda Babel menganiaya ibu dan anak, pelaku pencurian, vital di medsos. (Foto: net)

KABARBATAM.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian marah besar. Kapolri marah setelah mengetahui seorang perwira menengah di Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Yusuf menganiaya seorang ibu dan anak. Korban merupakan terduga pelaku pencurian di sebuah minimarket. 

Terkait dengan kejadian itu, Kapolri langsung memerintahkan untuk mencopot AKBP Yusuf dari jabatannya sebagai Kasubid Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar. Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga. AKBP Y tidak mencerminkan polisi yang Promoter," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Jumat (13/7/2018).

Iqbal menjelaskan, sikap Promoter itu difokuskan pada tiga kebijakan utama yang salah satunya memperbaiki kultur. Anggota Polri saat ini harus dapat menghilangkan arogansi kekuasaan dan menekan kekerasan eksesif.

"Oknum AKBP Y tersebut sama sekali tidak mencerminkan sosok polisi sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat," tegasnya.

Iqbal melanjutkan, Kapolri sudah sering mengingatkan bahwa anggota Polri boleh bersikap keras. Namun koridornya adalah terhadap para penganggu ketertiban umum, pelaku kriminal yang membahayakan nyawa masyarakat, dan membahayakan nyawa petugas.

"Harus tegas, bila perlu ditembak mati. Malah diberi penghargaan oleh Pak Kapolri. Sudah banyak toh yang tembak dan tangkap begal, tembak dan tangkap bandar narkoba, tembak dan tangkap teroris, diberi penghargaan," ujar Iqbal.

Iqbal menegaskan bahwa Polri tidak dapat mentolerir sikap AKBP Y. Hari ini juga Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zahri harus segera mencopot jabatan anggotanya itu.

"Tentunya setelah dicopot, akan ada mekanisme yang bersangkutan akan lalui di Propam," Iqbal menandaskan.

Sekadar diketahui, seorang anggota polisi bernama AKBP Yusuf tiba-tiba mengamuk lantaran emosi saat mengetahui barang di toko miliknya digasak maling. Pelaku yang ternyata seorang ibu-ibu tertangkap basah sehingga ditendang sampai menangis memohon ampun, sebagaimana viral di media sosial.

Kapala Bidang Humas Polda Bangka Belitung AKBP Abdul Munim menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu 11 Juli 2018 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, toko Yusuf di Jalan Selindung, Pangkalpinang, disatroni pencuri yang diduga salah satunya adalah seorang ibu.

"Saat itu ada pemilik toko berinisial Y melihat kejadian pencurian di tokonya, lalu Y bertanya-tanya kepada pelaku pencuri sambil melakukan tindakan kekerasan," tutur Munim dalam keterangannya, Jumat (13/7/2018).

Menurut Munim, Yusuf yang kebetulan menjabat Kasubid Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung itu emosi, karena pencuri itu datang bergerombol ke tokonya. Namun, saat diinterogasi ditempat mereka justru kalang kabut dan sebagian kabur.


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   daerah
   
   nasional-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar festival budaya berskala internasional yang bertajuk Batam International Culture Carnival (BICC) 2018. Event ini kerja sama ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..