Pernah Nyabu atau Korupsi, KPU: Nama Caleg Langsung Dicoret
Kamis, 19/07/2018 17:08:48
Ilustrasi (Foto: net)

PEKANBARU, KABARBATAM.com- Calon anggota legislatif (Caleg) yang mendaftar pada Pemilu 2019 harus berhati-hati. Jika punya rekam catatan kriminal, seperti korupsi, narkoba, dan pelecehan terhadap wanita atau anak di bawah umur sebaiknya mengurungkan diri untuk maju. 

Peraturan KPU yang terbaru, calon anggota legislatif 2019 yang terjerat dalam kasus kejahatan tersebut akan dicoret dalam daftar caleg Pemilu 2019. Nam caleg tersebut bahkan dicoret dalam surat suara Pileg 2019. 

"Mendekati hari pencoblosan, jika kami menerima laporan dari warga bahwa ada caleg pernah terjerat tindak kejahatan, korupsi, narkoba, atau pelecehan, dan disertai bukti kuat, maka nama dan foto caleg bersangkutan langsung dicoret dari daftar, termasuk di surat suara," ujar Ketua KPU Riau, Nurhamin di Kantor KPU Riau, baru-baru ini. 

KPU Provinsi Riau telah menerima sekitar 1.000 lebih daftar caleg 2019 yang diajukan 16 partai politik (parpol). Mulai hari ini hingga dua hari ke depan, tanggal 19, 20, dan 21 Juli 2018, KPU memeriksa seluruh berkas pendaftaran caleg. 

"Tim KPU telah siap memeriksa seluruh berkas pencalonan anggota legislatif yang didaftarkan partai politik. Seluruh staf sekretariat KPU Riau dibagi menjadi dua tim mengingat banyaknya berkas atau dokumen caleg yang harus dicek," ujarnya. 

Nurhamin mengungkapkan, ada beberapa dokumen yang memang sangat perlu dilampirkan oleh bakal calon anggota legislatif sebagai persyaratan pencalonan. 

Dokumen tersebut, di antaranya KTP-elektronik (KTP-el), surat keterangan bebas narkoba, atau surat keterangan tidak pernah tersangkut kasus kriminal, tidak pernah terlibat dalam kasus korupsi, pelecehan terhadap perempuan dan anak di bawah umur, dan persyaratan lainnya. 

Dijelaskan Nurhamin, KPU Riau telah menerima Keputusan KPU terkait persyaratan bakal calon anggota legislatif yang mesti dipenuhi. Terutama, kata dia, bakal calon tidak pernah terjerat kasus korupsi, narkoba, dan pelecehan. 

Jika ternyata selama proses pemeriksaan berkas dan dokumen ditemukan ada yang belum lengkap maka berkas dikembalikan untuk dilengkapi parpol. 

Sejauh ini KPU Riau belum menerima informasi adanya caleg bermasalah dengan kasus korupsi dan tindak kriminal lainnya. Termasuk caleg yang terdaftar di dua parpol.  KPU melarang bakal calon anggota legislatif terdaftar di dua parpol. "Sipol kita akan mencatat bila ada caleg yang namanya terdaftar di dua parpol. Salah satunya harus segera dicoret," tegasnya. (*)


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   riau
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar festival budaya berskala internasional yang bertajuk Batam International Culture Carnival (BICC) 2018. Event ini kerja sama ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..