Penyelundupan Kepiting ke Malaysia Digagalkan Lanal Dumai
Kamis, 02/08/2018 19:22:53

BATAM, KABARBATAM.com- Upaya penyelundupan puluhan kotak berisi kepiting petelur berhasil digagalkan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Dumai. Barang muatan speedboat yang membawa kepiting tersebut tanpa dilengkapi dokumen yang sah
 
"Penangkapan berawal saat tim unit Intel Lanal Dumai mendapatkan informasi bahwa akan ada speed boat membawa kepiting betina petelur dari Dumai, Provinsi Riau ke Pulau Rupat, Selasa 30 Juli 2018. Kepiting itu akan diekspor ke Malaysia," ungkap Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino, Kamis, 2 Agustus 2018. 

Pihaknya langsung memerintahkan tim unit Intel Lanal Dumai melaksanakan operasi penyekatan,  Tim dibagi dua, yaitu tim darat di wilayah Sungai Dumai dan tim laut di Perairan Rupat menggunakan Sea Rider. 

Keesokan harinya, 31 Juli 2018 sekitar pukul 05.00 WIB, tim laut mendapatkan informasi dari tim darat bahwa ada speed boat bermesin 200 PK memuat kepiting dan berangkat dari Sungai Dumai. Tim Laut melaksanakan pengintaian dan sekitar pukul 05.45, petugas mendeteksi pergerakan speed boat tersebut melintas dan langsung dilakukan pengejaran.

"Sekitar pukul 06.30 WIB, Tim Laut akhirnya berhasil menyergap speed boat bermuatan kepiting betina di perairan tanjung kapal  Pulau Jentele," ujar Yose. Saat dilakukan pemeriksaan, kapal cepat itu bermuatan 22 kotak kepiting. 

Yose menuturkan, kepiting petelur tersebut dikirim dari Sumatera Utara menuju Dumai menggunakan jalur darat. Dari Dumai, kepiting tersebut dibawa menuju Pulau Rupat dengan alasan untuk dikonsumsi masyarakat di Pulau Rupat.

"Kami lakukan pemeriksaan secara intensif karena informasi atau laporan dari masyarakat bahwa kepiting akan diekspor ke Malaysia secara ilegal," ujar Yose. Untuk penyelidikan lebih lanjut, speed boat dibawa ke Pangkalan TNI AL Dumai tepatnya di Posmat Sungai Dumai. 

"Informasi sementara yang kami peroleh, pemilik barang muatan kapal itu berinisial SA, asal  Tanjung Medang, Rupat. Jumlah ABK yang kami amankan sebanyak empat orang," pungkasnya. (*)


Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   riau
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar kejuaraan panahan bertajuk Batam Open Archery Championship 2018, selama tiga hari mulai Jumat (19/10/2018) hingga Minggu (21/10/2018). ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Gubernur Kepulauan Riau (Kepri)  akan memanggil dinas terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri untuk membahas Upah Minimum Provinsi (UMP) ..