Staf Zainal Abidin Saksi Kunci Dugaan Mesum di Ruang Pimpinan?
Rabu , 08/08/2018 10:38:08
Wakil Ketua DPRD Batam Zainal Abidin (Foto: wartaindonesianews)

BATAM, KABARBATAM.com- Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mendukung upaya berbagai pihak untuk menjernihkan permasalahan di dewan saat ini. Jika terus dibiarkan, kabar dugaan perbuatan mesum di ruang pimpinan DPRD yang berseliweran di luar akan makin menciderai nama baik lembaga legislatif ini. 

"Kita dukung untuk segera diselesaikan agar tidak muncul prasangka terhadap individu maupun lembaga DPRD Batam," ungkap Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto saat bertemu dengan perwakilan beberapa LSM di ruang kerjanya, Selasa (7/8/2018). 

Sejumlah upaya sudah dilakukan Nuryanto untuk mencari tahu dan menelusuri kebenaran informasi tersebut. Di antaranya memanggil Wakil Ketua DPRD Batam Zainal Abidin dan bertemu dengan Willy, wartawan salah satu media yang pertama kali memberitakan ikhwal dugaan pergulatan di ruang pimpinan. 

"Saya sudah menanyakan langsung kepada Pak Zainal. Beliau mengatakan tidak seperti itu (seperti yang diberitakan media). Pak Zaenal juga nggak yakin kalau ada perbuatan seperti itu di ruang kerjanya," ujar Nuryanto. 

Meski demikian, Zainal disebutkan sempat marah mendengar informasi tersebut. Terlebih ketika mengetahui, informasi itu didapatkan wartawan dari seorang stafnya. "Dia marah kepada stafnya. Di mana stafnya ini sebenarnya juga nggak tahu apa-apa. Nah pertanyaannya, staf ini bisa menjadi saksi kunci atau tidak?," kata Nuryanto.

Mengetahui Zaenal marah mendengar informasi itu, sambung Nuryanto, Wakil Ketua DPRD Batam tersebut harusnya segera bertindak. Minimal mengecek kembali ruang kerjanya dan mengamankan barang-barang di kamarnya agar bisa menjadi barang bukti atau alat bukti bila ingin dilakukan pengusutan lebih jauh. 

"Jika hal ini mau diselidiki, harusnya saat itu barang-barang di ruang kerja Pak Zaenal diamankan, tidak diutak-atik agar bisa mencari ada tidaknya bukti yang mengarah pada dugaan perbuatan tersebut," ujarnya. 

Selain dengan Zaenal, pria yang akrab disapa Cak Nur ini juga sempat bertemu dengan Willy. Cak Nur menanyakan langsung informasi yang didapatkan Willy dan hasil wawancaranya dengan Zaenal. Meski telah mendapatkan keterangan dari wartawan tersebut, Cak Nur merasa belum puas karena informasi dan berita yang berkembang belum disertai fakta dan bukti di lapangan. 

"Kita dukung masalah ini segera di-clearkan agar tidak makin berkembang," tuturnya. Cak Nur menyambut baik keinginan para aktivis LSM mencari solusi terbaik menyelesaikan masalah tersebut. Termasuk, menghadirkan Wakil Ketua DPRD Batam Zainal Abidin, Willy, dan cleaning service DPRD Batam yang disebut masuk untuk membersihkan ruang kerja Zaenal. 

Ketua Garda Indonesia (GI), Aldi Braga mendorong DPRD Batam mengungkap dan menuntaskan masalah tersebut secara transparan. Warga Batam, kata Aldi, menunggu tindakan nyata DPRD Batam mengurai benang merah mencuatnya dugaan mesum di ruang pimpinan. 

"Harus di-clearkan segera. Dewan harus menyampaikan secara terbuka, benar tidaknya informasi dugaan mesum tersebut. Terlebih, ada sanksi yang diberikan kepada dua staf honorer DPRD Batam. Ini kan justru semakin menguatkan jika ada perbuatan tersebut di ruang pimpinan. Kami minta agar Pak Zaenal dan pihak lain dihadirkan pada pertemuan berikutnya," ujar Aldi. (wan)     


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar kejuaraan panahan bertajuk Batam Open Archery Championship 2018, selama tiga hari mulai Jumat (19/10/2018) hingga Minggu (21/10/2018). ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Gubernur Kepulauan Riau (Kepri)  akan memanggil dinas terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri untuk membahas Upah Minimum Provinsi (UMP) ..