PAN Indikasikan Bangun Poros Ketiga Bersama Demokrat?
Kamis, 09/08/2018 16:46:29
Yandri Susanto. (Foto: Breakingnews.co.id)

JAKARTA, KABARBATAM.com- Partai Amanat Nasional (PAN) yang hingga sore ini menggelar Rakernas untuk menentukan arah politik disebut berpotensi membuat poros ketiga di Pilpres 2019. 

Poros itu akan terbentuk jika Gerindra tidak mengambil kader PAN sebagai pendampingnya. Poros ketiga juga mencuat setelah munculnya nama Sandiaga Uno sebagai cawapres Prabowo. Padahal sebelumnya, nama Sandiaga tidak masuk dalam daftar tiga nama yang diusung partai koalisi. 
 
Ketua DPP Partai Amanat Nasional Yandri Susanto mengatakan, opsi poros ketiga sudah muncul setelah santer diberitakan Prabowo akan meminang Salim Segaf dari PKS serta Agus Harimurti Yudhoyono dari Demokrat.
 
"Kalau Gerindra ambil AHY atau Salim Segaf, mungkin kami akan evaluasi (koalisi) dengan Gerindra. Kalau Prabowo tidak gandeng Bang Zulkifli Hasan, PAN minta Pak Prabowo mengambil jalan tengah," kata Yandri di Rakernas PAN, Jakarta, Kamis, 9 Agutus 2018.

Jalan tengah yang dimasksud adalah menyadingkan Prabowo dengan Ustaz Abdul Somad, Anies Baswedan, atau Gatot Nurmantyo. Namun UAS sudah memberikan keputusannya bahwa tidak akan maju dalam Pilpres 2019. 
 
Dia mengungkapkan, arah posisi PAN sampai saat ini masih menyimpulkan di luar Jokowi. Namun, keputusan akhir disimpulkan setelah rakernas selesai.

Sekadar diketahui, memasuki H-1 pendaftaran capres-cawapres, dua pasangan disebut sudah memastikan akan maju di Pilpres 2019 . Dari koalisi kerja, mereka mengusung Jokowi dan Mahfud MD, sedangkan koalisi Gerindra dan PKS mendukung Prabowo-Sandiaga Uno. 

Bagaimana dengan peluang poros ketiga, mengingat sejauh ini Partai Demokrat, PAN belum memberikan keputusan resmi akan berkoalisi kemana meski telah menjalin komunikasi intensif dengan Prabowo. 

Pemetaan di koalisi pendukung Jokowi, 9 parpol pengusung sudah mulai solid yakni PDIP, Golkar, Nasdem, PPP, PKB, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI. Belakangan, PKB menyatakan akan menyiapkan tiga opsi dalam menyikapi pencapresan Jokowi berpasangan dengan Mahfud MD. 

Informasi terbaru bahwa Mahfud MD menemui Cak Imin di kediamannya untuk menyampaikan bahwa akan maju sebagai Cawapres Jokowi. Mahfud MD berharap mendapat dukungan dari Muhamimin sebagai Ketua Umum PKB. 

Sementara itu Partai Demokrat yang jadi salah satu inisiator poros ketiga juga sudah memberi sinyal akan tetap bertahan di koalisi pendukung Prabowo. Meskipun sempat ada ketegangan soal jenderal kardus, tadi pagi SBY dan Prabowo bertemu dan kabarnya sudah ada titik temu, meski masih ada perdebatan soal nama Sandiaga Uno sebagai cawapres Prabowo.

Solidnya koalisi Gerindra-PKS mengusung duet Prabowo-Sandiaga juga jadi alasan sulitnya terbangun poros ketiga. Meski demikian, Partai Gerindra dan PKS masih membutuhkan dukungan final dari Demokrat dan PAN, apakah bulat mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno maju di Pilpres 2019. 

Jika tidak, poros ketiga yang sejak awal mencuat bisa jadi akan meramaikan bursa capres 2019. Poros ketiga sebenarnya sempat bisa muncul kalau PKB benar-benar keluar dari koalisi kerja lantaran menolak Mahfud MD, seperti yang diisukan, plus PD gagal deal dengan Gerindra, dan satu lagi PAN yang tidak pilih Jokowi maupun Prabowo. (*)


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   nasional-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar festival budaya berskala internasional yang bertajuk Batam International Culture Carnival (BICC) 2018. Event ini kerja sama ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..