Plat Baja Jembatan Dompak Raib, Nurdin: Laporkan ke Polisi dan Tangkap Pelakunya
Rabu, 15/08/2018 15:18:47
Jembatan Dompak Tanjungpinang. (Foto: net)

TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun meradang. Penyebabnya, plat baja sisa pembangunan Jembatan I Dompak senilai Rp4,4 miliar raib entah kemana. Tak pelak, Nurdin memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk membuat laporan ke polisi.

"Saya sudah perintahkan Dinas PU melaporkan raibnya plat baja tersebut ke polisi. Kita cari pelakunya. Tangkap. Nanti tahu siapa yang menyuruh," tegas Nurdin, di Hotel Aston, Tanjungpinang, Rabu (15/8/2018).

Nurdin juga dengan tegas mengatakan tidak pernah memerintahkan oknum untuk memindahkan, mengangkat, apalagi membersihkan plat yang merupakan aset Pemprov Kepri tersebut.

"Sama sekali tidak ada membahas masalah besi (plat baja). Apalagi suruh menjual," tegasnya. Raibnya plat baja aset milik pemprov senilai sekitar Rp4,4 miliar itu menyeret nama Andi Cori Fatahudin. Namun Andi Cori langsung beraeksi dan menanggapi hal itu.

Dia mengaku tidak mencuri, tetapi sudah mendapatkan izin dari Gubernur Kepri untuk mengambil plat baja sisa pembangunan Jembatan I Dompak. Dia juga membantah mencuri sebagaimana yang terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Kepri dengan Dinas PUPR. 

"Kami kan sedang membuat hak kepenguasaan wilayah, saya dapat izin dari Gubernur dan saat membersihkan, Gubenur saat itu juga ada," kata Andi Cori, Selasa (14/8/2018). Pihaknya mengklaim diminta untuk membersihkan besi-besi dan plat sisa pembangunan Jembatan I Dompak tersebut.

"Itu tidak betul, saya tidak mencuri, tetapi disuruh membersihkan. Hanya opini yang berkembang yang mengatakan, mencuri dan menjual," ujarnya.

Sebelumnya, ratusan plat baja sisa pembangunan Jembatan I Dompak raib entah kemana. Aset Pemprov Kepri senilai sekitar Rp4,4 miliar, yang merupakan sisa pembangunan Jembatan I Dompak, tersebut diduga diambil oleh oknum-oknum mengatasnamakan persetujuan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, Rodi Yantari, dalam RDP bersama Komisi I DPRD Kepri membahas permasalahan ini mengemukakan kronologis pengambilan plat baja aset milik Pemprov tersebut.

Disampaikannya, pada tanggal 4 Mei 2018 sekitar pukul 14.00 lalu, pihaknya menerima informasi adanya aktivitas pengambilan plat baja di sekitar Jembatan I Dompak dengan pengawalan polisi. Lalu, selang satu setengah jam pada hari yang sama, pihaknya ke lokasi dan tidak menemukan apa-apa.

Pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB, pihaknya kemudian kembali ke lokasi plat baja tersebut diletakkan. Namun, pada waktu itu aktivitas pengambilan aset Pemprov Kepri tersebut kembali dilakukan. Dengan dikomandoi oleh saudara Cory, dan tiga rekannya yang lain.

"Di situ kami tanyakan atas dasar apa mereka mengambil sisa plat baja tersebut. Namun, mereka beralasan atas persetujuan Gubernur Kepri untuk melakulan pembersihan dan lokasi diletakkannya aset tersebut akan dijadikan lokasi wisata kuliner," ujarnya menirukan saat RDP bersama Komisi I di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Selasa (14/8/2018) kemarin.


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   tanjungpinang
BP BATAM
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama Direktur Pengembangan Manajemen Kinerja Purnomo Andiantono dan Direktur Politehnik Negeri Batam ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Guna menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019, seluruh stakeholders melaksanakan Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2019, di Lapangan Pamedan Kota Tanjungpinang, ..