Saksi Ungkap Kejanggalan di atas Kapal Pengangkut 1,622 Ton Sabu
Rabu, 15/08/2018 16:14:31
Empat tersangka kasus penyelundupan sabu seberat 1,6 ton. (Foto: Sindonews)

BATAM, KABARBATAM.com- Persidangan perkara kasus sabut seberat 1,622 Ton kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam. Empat terdakwa warga negara (WN) China yang membawa sabu menggunakan kapal MIN LIAN YI YUN 61870 dihadirkan di persidangan.

Keempat terdakwa yakni Chen Hui, Chen Yi, Chen Mei Sheng, dan Yao Yin Fa, dihadirkan untuk mendengar keterangan saksi yang merupakan petugas patroli Bea Cukai (BC) Batam. Saksi yang dihadirkan yakni dua orang. Mereka adalah Komandan Patroli Kapal 7005 BC, Deki dan anggotanya.

Deki menjelaskan, saat kapal yang awaki keempat terdakwa diamankan di perairan Pemping, Kota Batam, kapal yang semula berfungsi dengan baik itu tiba-tiba mati total. Diduga, kapal itu sengaja dirusak para terdakwa karena sudah tahu bahwasanya di dalam kapal ada barang terlarang.

"Setelah kami mendapat informasi dari Tim Patroli Gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Bea Cukai, kami langsung melakukan pengamanan terhadap kapal yang diinformasikan itu," kata Deki.

Awalnya mereka memeriksa dokumen kapal dan para awak. Semua dokumen hanya fotokopian. "Saat itu belum ditemukan ada barang terlarang (sabu) tetapi sudah ada kecurigaan, karena kapal yang awalnya berfungsi normal seketika mati total," jelas Deki.

Selain memeriksa dokumen kapal dan awak, kata Deki, pihaknya juga memeriksa barang bawaan kapal tersebut. Hasilnya nihil, yang ditemukan hanya alat tangkap ikan yang belum dipergunakan dan anehnya di dalam kapal tidak ada umpan atau bau amis layaknya kapal nelayan.

"Pemeriksaan awal, ada palka di bagian depan yang tidak bisa kami buka. Akhirnya setelah berkoordinasi dengan pimpinan, diputusakan kapal ditarik ke Pelabuhan Sekupang," katanya.

Setelah tiba di Pelabuhan Sekupang, alat berat berupa crane yang sudah disiapkan sebelumnya dipakai untuk membuka palka, tetapi tidak berhasil karena crane itu patah. Kemudian diganti dengan crane yang lebih besar dan palka pun terbuka.

"Setelah palka terbuka, kita turunkan K9 (ajing pelacak) dan berhasil mengendus adanya barang mencurikan. Kemudian tempat yang diendus K9 itu kita buka dan hasilnya ada 81 karung warna hijau di dalam," kata dia.

Puluhan karung muatan kapal itu pun akhirnya diangkat ke luar kapal. Setelah dibuka, kata Deki, di dalamnya ada bungkusan puluhan bungkusan teh, yang ternyara semuanya berisi sabu. "Kita pastikan isinya sabu setelah dilakukan tes dengan alat khsusu," ujarnya. (*)


Sumber  : Batamtoday.com
Editor  : Anwar
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama Direktur Pengembangan Manajemen Kinerja Purnomo Andiantono dan Direktur Politehnik Negeri Batam ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Guna menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019, seluruh stakeholders melaksanakan Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2019, di Lapangan Pamedan Kota Tanjungpinang, ..