Pengendara Arogan Pukul Siswa SMP Dijebloskan ke Tahanan
Jumat, 24/08/2018 23:20:00
Pelaku penganiayaan siswa SMP di ruas tol cibubur resmi ditahan polisi. (Foto: net)

JAKARTA, KABARBATAM.com- Kasus penganiayaan terhadap pelajar SMP di ruas tol, berujung pada penahanan tersangka yang juga warga sipil. Pria yang diketahui bernama Misvatul Andri itu mengakui perbuatannya, memukul bocah bernama Rayhan Achmad (14) karena emosional.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, tersangka sudah ditahan. "Dikenai Pasal 351 KUHP juncto Pasal 76 C juncto Pasal 50 UU Perlindungan Anak," kata Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/8/2018).

Pada Kamis (23/8/2018) malam, Andri mendatangi Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Andri ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa beberapa saksi dan alat bukti.

"Sehingga tadi malam yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan dan ditangkap. Berdasarkan alat bukti, keterangan saksi ibu korban, kakak, petugas tol, kemudian keterangan tersangka, serta visum," kata Nico.

Kasus pemukulan ini terjadi di Tol Jagorawi di daerah Cibubur menuju Jakarta. Peristiwa diketahui dari video yang viral di media sosial.

Dalam video itu, tampak Rayhan berdarah di bagian muka. Di dalam video itu tampak sosok Andri Misvatul yang sempat mengacungkan jempol ke arah kamera. Andri disebut mengendarai mobil Chevrolet Captiva bernopol B-1207-TGZ.

Awalnya, banyak yang menyebut Andri merupakan oknum TNI karena ada stiker TNI di mobilnya. Kapuspen TNI Mayjen Sabrar Fadhilah membantah. Dia menyatakan sopir mobil berstiker TNI itu merupakan warga sipil.

"Pemilik mobil itu orang sipil, bukan TNI. Pakai-pakai stiker TNI bertindak arogan," kata Mayjen Sabrar Fadhilah lewat pesan singkat, Rabu (22/8/2018).

Ibu Rayhan kemudian melaporkan kejadian pemukulan itu ke polisi pada Rabu (22/8/2018). Polisi bergerak cepat dengan cara meminta keterangan kepada saksi dan memeriksa kamera CCTV.

Pangkal kasus itu diceritakan kakak Rayhan, Reza Achmad. Reza mengatakan peristiwa itu bermula saat dia bersama keluarganya naik mobil di Tol Cibubur arah Jakarta pada Rabu (22/8/2018) pukul 10.00 WIB.

Saat itu mobil yang dikendarai Reza berhenti mendadak. Mobil pelaku yang berada di belakang Reza pun ikut berhenti mendadak. Pelaku diduga marah dan menyalip mobil Reza. Sampai akhirnya pelaku turun dari mobil dan mencekik Reza. 

Rayhan dan ibunya kemudian turun untuk melerai perselisihan tersebut. Namun Rayhan malah ditonjok hingga hidungnya berdarah-darah. (*)



Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   hukum
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penghargaan dan apresiasi kepada perusahaan PMA yang telah berkonstribusi dalam membangun dan memajukan perekonomian ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..