4 Pesawat Tempur akan Disiagakan Jaga Keamanan Kawasan Ekonomi Batam
Selasa, 25/09/2018 17:40:24
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menerima kunjungan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, di Gedung Marketing BP Batam. (Foto: Humas BP Batam)

BATAM, KABARBATAM.com- TNI Angkatan Udara (AU) akan menyiagakan satu flight khusus di Bandara Hang Nadim Batam. Keberadaan pangkalan dan pesawat tempur TNI AU dimaksudkan untuk menjaga keamanan Batam sebagai kawasan ekonomi strategis di Indonesia.   
 
Potensi gangguan keamanan di Batam sebagai wilayah yang berbatasan dengan beberapa negara juga menjadi salah satu alasan pembangunan pangkalan. Satu flight yang disiagakan TNI AU tersebut terdiri dari empat pesawat tempur. 

"Seiring penetapan Batam sebagai kawasan ekonomi, TNI AU merasa turut terpanggil untuk menjaga keamanan Batam. Kami berkeinginan membangun pangkalan kecil atau semacam shelter bagi pesawat yang akan disiagakan di sini," ungkap Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNU Yuyu Sutisna usai bertemu dengan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam di Aula Gedung Marketing BP Batam, Selasa, 25 September 2018.  
 
Pembangunan pangkalan juga dimaksudkan untuk mengantisipasi perkembangan yang ada. "Selain itu, perkembangan ekonomi, juga dari segi geostrategis dan geopolitik. Kami memandang perlu menempatkan pesawat sebagai efek tangkal," ungkap Sutisna. 

Sutisna menjelaskan bahwa TNI AU tidak bermaksud membangun pangkalan militer dan menempatkan skuadron secara permamen di Hang Nadim Batam. Pangkalan yang dibutuhkan TNI AU, sambung Sutisna, hanya pangkalan kecil untuk aktivitas dan lalu lintas pesawat tempur.       

"Kami bukan membangun pangkalan militer, tetapi hanya pangkalan kecil. Jadi sifatnya temporary. Pesawat tempur disiagakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan," ujarnya. Mantan Wakil KSAU ini menambahkan, TNI AU sudah sering menyiagakan pesawat tempur di Hang Nadim, seperti jenis Sukhoi, F16, Hercules dan lainnya. 

Namun hal itu dirasa kurang efektif karena pergerakan pesawat tempur TNI AU dapat mengganggu lalu lintas pesawat komersil Bandara Hang Nadim Batam. "Hasil diskusi bersama Kepala BP Batam, kami berharap diberi tempat (lahan) membangun pangkalan kecil supaya lebih private dan tidak mengganggu yang lain," ujarnya. 

Meski telah menemukan kata sepakat dengan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Sutisna mengatakan, pengajuan lahan pembangunan pangkalan TNI AU tersebut akan dibawa ke tingkat Dewan Kawasan untuk dibahas. "Pengajuan izinnya akan dibawa ke atas (Pusat) untuk mendapatkan persetujuan," pungkasnya. 

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menyambut baik rencana TNI AU membangun pangkalan kecil di area Bandara Hang Nadim Batam. Batam sebagai kawasan ekonomi strategis, menurut Lukita, perlu didukung dengan sistem keamanan yang baik. Salah satnya dari TNI AU. 

"Kami apresiasi kedatangan KSAU yang menyampaikan langsung rencana tersebut sehingga informasinya tidak bias, bahwa yang dibangun bukan pangkalan militer. Melainkan pangkalan kecil. Prinsipnya kami sangat mendukung rencana tersebut," ujar Lukita. 

Mantan Sesmenko Perekonomian ini menambahkan, izin pembangunan pangkalan kecil TNI AU tersebut segera disampaikan ke Dewan Kawasan. Harapannya, kata Lukita, pembangunan tersebut bisa segera dilakukan dan disetujui Dewan Kawasan. 

"Saya kita, bagaimanapun pembangunan ekonomi Batam harus ada dukungan security (keamanan). Bentuknya seperti apa, salah satunya tadi sudah disampaikan oleh KSAU," pungkasnya. 


Editor  : Anwar
Tags
   
   bp-batam
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penghargaan dan apresiasi kepada perusahaan PMA yang telah berkonstribusi dalam membangun dan memajukan perekonomian ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..