Ini Langkah Prioritas BNPB dalam Penanganan Gempa dan tsunami di Palu
Minggu, 30/09/2018 19:23:34
BNPB konpers dampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu. (Foto: Liputan6.com)

JAKARTA, KABARBATAM.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat untuk melakukan penanganan pascagempa dan tsunami di Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Tiga langkah prioritas dilakukan untuk mempermudah penangan pascabencana.

Salah satu langkah prioritasnya, yakni terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) di empat wilayah tersebut. Selain untuk mendukung mobilitas, bahan bakar juga digunakan untuk menghidupkan genset lantaran sebagian besar saluran listrik di Palu dan Donggala putus.

"Ada fokus yang menjadi penanganan darurat, yakni pasokan BBM. BBM terbatas menyebabkan genset tidak beroperasi, kendaraan juga tidak beroperasi, pompa air tidak berjalan, akses komunikasi juga mengalami kendala," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jakarta, Minggu (30/9/2018).

Karena itu, menurut Sutopo, pasokan BBM menjadi salah satu prioritas dalam penanganan darurat bencana di Kota Palu, Sulteng. Pasalnya, Terminal BBM Donggala rusak sehingga tidak dapat menyalurkan bahan bakar ke Kota Palu.

"Untuk mengatasi pasokan BBM ini dilakukan melalui Terminal BBM Poso, Terminal BBM Moutong, Terminal BBM Tolitoli, dan Terminal BBM Pare-pare. Pertamina, Kementerian ESDM terus memprioritaskan pasokan bahan bakar minyak segera bisa masuk ke Palu," tuturnya.

Prioritas selanjutnya yakni mempercepat pemulihan listrik. Sutopo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN agar jaringan listrik segera diperbaiki dengan target pengerjaan selama tiga hari ke depan.

"Kondisi di Sulawesi Tengah sebagian listrik padam ini yang menyebabkan penanganan darurat tidak berjalan normal. Apalagi malam hari, penanganan sulit karena gelap gulita," bebernya.

Dia menambahkan, listrik di Pamona dan Poso sudah diperbaiki. PLN sendiri telah mengerahkan 216 personelnya untuk menangani padamnya listrik tersebut. Selain itu, PLN juga membawa delapan genset yang disebar di posko-posko pengungsian untuk kebutuhan sementara.

"(Prioritas) terakhir, yakni mempercepat jaringan komunikasi Tolitoli, Poso, Kota Palu, dan Donggala. Sampai saat ini masih belum pulih, apalagi Kabupaten Donggala putus total," pungkas Sutopo. (*)


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   daerah
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penghargaan dan apresiasi kepada perusahaan PMA yang telah berkonstribusi dalam membangun dan memajukan perekonomian ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..