Feri MV Voc Batavia Tabrak Kapal Tanker, Seorang Penumpang Lompat ke Laut
Kamis, 11/10/2018 19:56:29
Suasana di atas kapal MV Voc Batavia. (Foto: Basarnas)

BATAM, KABARBATAM.com- Kapal feri MV Voc Batavia yang berlayar dari Tarempa mengalami kecelakaan akibat menabrak kapal tanker MT Pacific Crown di laut lepas, Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 13.14 WIB. Satu penumpang sempat melompat ke laut dan berhasil dievakuasi.

Kasi Operasi Basarnas Tanjungpinang Eko Supriyanto mengatakan, tabrakan terjadi pada posisi 01°42.885 U -104°42.616 T. Kejadiannya berawal saat pukul 13.10 WIB, kapal MV Voc Batavia melaju dengan kecepatan 23 knot dengan jarak pandang ke laut 700 meter.

Sekitar pukul 13.14 WIB, ketika jarak pandang berada di 500 meter, terlihat satu buah kapal. Namun saat itu MV. Voc Batavia masih berada di kecepatan 23 knot. Dan ketika pada jarak pandang 100 meter, nahkoda MV Voc Batavia baru menurunkan kecepatan. "Tak lama berselang terjadi benturan dengan kapal MT. Pacific Crown," ujar Eko. 

Saat terjadi benturan, sekitar pukul 13.18 WIB, seorang penumpang yang berada di luar tepatnya di bagian atas lambung kiri MV. Voc Batavia menjatuhkan diri ke laut. Feri MV. Voc Batavia lalu memutar haluan kapal untuk mengevakuasi penumpang tersebut. 

"Selanjutnya penumpang dapat diselamatkan oleh ABK MV. Voc Batavia menggunakam lifeboat," ujar Eko. Tak lama kemudian, ABK mesin MV. Voc Batavia mengecek ruang mesin kapal dan tidak ada kerusakan. 

Eko menambahkan, setelah mengevakuasi penumpang dan memberi pertolongan, sekitar pukul 13.24 WIB, kapal MV. Voc Batavia melanjutkan perjalanan menuju Tanjungpinang. Jumlah seluruh penumpang sebanyak 153 orang. 

Kapal yang dinakhodai oleh Zainal, warga Tanjungpinang itu, menempuh rute pelayaran Tarempa -Letung - Tanjungpinang (PP). Jumlah seluruh ABK di atas kapal sebanyak 10 orang. 

Sementara satu kapal lainnya yakni MT. Pacific Crown. Belum diketahui asal kapal dan benderanya. Jenis kapal diduga kapal super tanker.

"Adapun korban yang dievakuasi yakni bernama Ta'ali, alamat Buton Bau-bau (Sulawesi Tenggara). Pekerjaan sebagai nelayan yang juga adalag ABK kapal Rendi Letung," ujar Eko.

Cuaca pada saat kejadian menurut Stasiun Meteorologi Tarempa, yakni gelombang di Bintan : 0.1-0.5 m; Anambas : 0.1-1.0 m, suhu : 24-32°, dan kecepatan angin : 5 - 30 Knot

Adapun kerusakan yang terjadi saat tabrakan terjadi, lambung kiri kapal (bagian atas rusak pecah/retak hingga bagian dalam kapal) sepanjang 1.5 meter, dan kerusakan kecil lainnya. 


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Harapan besar muncul terhadap Batam International Culture Carnival (BICC) 2018. Perhelatan yang masuk dalam 100 Calender of Event (CoE)Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). Realisasi ..