Kadin Indonesia Tegaskan Pendirian Organisasi oleh Oknum Mengatasnamakan Kadin Tindakan Tidak Sah
Sabtu, 02/02/2019 20:08:06
Surat Kadin Indonesia yang ditandatangani Ketua Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.

BATAM, KABARBATAM.com- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyesalkan munculnya organisasi yang menamakan dirinya sebagai Kadin Provinsi Kepri dan Kadin Kota Batam. 

Menindaklanjuti hal itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani memberikan pernyataan atas tindakan tidak sah sekelompok orang mendirikan organisasi menggunakan nama Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Pernyataan sikap Kadin Indonesia tersebut dituangkan dalam surat pemberitahuan resmi yang ditandatangani Rosan Perkasa Roeslani. Surat ini sekaligus menyampaikan klarifikasi terhadap para stakeholders, terkait tindakan tidak sah oleh sejumlah oknum tak bertanggungjawab menggunakan nama Kadin sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.  

Surat bernomor 133/DP/I/2019 tertanggal 30 Januari 2019 tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mewakili Dewan Pengurus Kadin Indonesia, menyatakan dengan tegas bahwa organisasi yang didirikan oleh oknum mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua Kadin Indonesia dinyatakan tidak sah.  

Surat klarifikasi ini masing-masing ditujukan kepada Gubernur Provinsi Kepri, Ketua DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi Kepri, Kapolda Kepri, Bupati/Wali Kota di wilayah Provinsi Kepri, serta Kapolresta Barelang.

"Apabila terdapat organisasi yang mengatasnamakan dirinya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang didirikan oleh oknum yang menamakan diri sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia dinyatakan tidak sah," kata Rosan dalam surat yang diterbitkan di Jakarta pada 30 Januari 2019.

Dalam kaitan tersebut, Rosan juga meminta dengan hormat kepada segenap pihak yang terlampir di dalam surat agar dapat memberikan peringatan kepada oknum yang mengatasnamakan sebagai Pengurus Kamar Dagang dan Industrin (Kadin).

Kadin Indonesia juga meminta untuk tidak menanggapi atau mengabaikan segala kegiatan yang dilakukan oleh Kadin tandingan. (*)

Berikut isi surat Kadin Indonesia: 

Dengan hormat,

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, semoga limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nya senantiasa tercurahkan kepada Bapak.

Menghadapi gejala tidak sehat yang timbul dalam lingkungan Kadin dengan munculnya organisasi yang menamakan dirinya Kadin Provinsi/Kadin Kabupaten/ Kota oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab, yang menyebabkan timbulnya keresahan di sementara kalangan, perkenankan kami, atas nama Kadin Indonesia, memberikan beberapa klarifikasi dan penegasan untuk menjernihkan keadaan, sebagai berikut :

1. Pasal 4 Undang-Undang RI No. 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menyatakan dengan tegas bahwa Kamar Dagang dan industri adalah merupakan satu-satunya wadah bagi pengusaha Indonesia dan bergerak dalam bidang perekonomian. Kadin Indonesia yang sah dan didukung oleh pemerintah adalah Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Rosan Perkasa Roeslani, dimana kegiatan-kegiatannya didukung oleh pemerintah (Presiden dan Wakil Presiden maupun oleh Para Menteri dan Pejabat-Pejabat Pemerintah lainnya). Dengan demikian tidak ada Kadin tandingan selain Kadin Indonesia yang dibawah Pimpinan Rosan Perkasa Roeslani.

2. Pengurus Kadin Indonesia yang sah adalah Pengurus yang dipilih oleh musyawarah Nasional (MUNAS) Kadin ke VII di Bandung pada bulan November 2015, yang diselenggarakan sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KADIN yang dikukuhkan dengan Keppres Nomor 17 Tahun 2010, dibawah pimpinan Rosan Perkasa Roeslani untuk periode 2015-2020. Munas Kadin ke VII tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Presiden RI. 
Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) Kadin Pertama di Jakarta tanggal 1-2 Desember 2016 dan Rapimnas Kadin Ketiga di Solo pada tanggal 26-28 November 2018, dihadiri oleh Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia. Selanjutnya Rakornas Kadin 2017 di Jakarta pada tanggal 3 Oktober 2017 dihadiri dan ditutup oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.

3. Selanjutnya Pengurus Kadin Provinsi adalah Pengurus yang dipilih oleh Musyawarah Kadin Provinsi Setempat secara sah (yang prosesnya sepenuhnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan AO/ART Kadin) dan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Ketua Umum Kadin Indonesia yang sah. Dapat dinyatakan bahwa Pengurus Kadin Provinsi Kepulauan Riau diketuai oleh Sdr. Akhmad Maruf Maulana untuk periode 2014-2019 yang dipilih secara sah oleh Musyawarah Provinsi Kepri dan dikukuhkan penyempurnaannya dengan Surat Keputusan Ketua Umum Kadin Indonesia No: Skep/236/DP/II /2017.

4. Sedang Pengurus Kadin Kabupaten/Kota adalah Pengurus yang dipilih oleh Musyawarah Kadin Kabupaten/Kota yang sah dan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Ketua Umum Kadin Provinsi yang sah. Dapat dinyatakan bahwa Pengurus Kadin Kata Batam Sdr. Jadi Rajagukguk, yang dipilih secara sah oleh Musyawarah Kota Batam dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri.

Atas dasar klarifikasi dan penegasan diatas, maka apabila terdapat organisasi yang menggunakan nama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan didirikan oleh oknum yang menamakan diri Ketua Umum Kadin Indonesia dinyatakan tidak sah. 

Dalam kaitan ini, kami mohon dengan hormat agar Bapak dapat memberikan peringatan kepada oknum yang bersangkutan dan selanjutnya tidak perlu menanggapi dan dapat mengabaikan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan.

Demikian untuk dimaklumi dan atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan banyak terimakasih.

Dewan Pengurus

Kamar Dagang Industri Indonesia

Ketua Umum,

 

Rosan Perkasa Roeslani




Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Dialog Investasi dengan para pelaku usaha di Batam, Jumat (15/2/2019). Dialog yang menghadirkan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Sejumlah Unsur KRI Jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL dalam sepekan terakhir berhasil menangkap delapan kapal kargo dan kapal tanker asing. Ke delapan kapal tersebut ..