Alfan Suheiri Dilantik sebagai Ketua Kadin Kepri Versi OSO
Minggu, 03/02/2019 22:05:13
Pelantikan Pengurus Kadin Kepri dan Kadin Kota Batam di ballroom Best Western Hotel, Panbil, Sabtu (2/2/2019) malam. (Foto: ist)

BATAM, KABARBATAM.com- Ketua dan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri resmi dilantik oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, di ballroom Best Western Hotel, Panbil, Sabtu (2/2/2019) malam. 

Selain melantik Kepengurusan Kadin Provinsi Kepri yang diketuai Alfan Suheiri, Kadin Indonesia versi Oesman Sapta Odang (OSO) di bawah Ketua Umum Eddy Ganefo, juga melantik Ketua dan pengurus Kadin Kota Batam. Kadin Batam diketuai oleh Syamsul Paloh.

Munculnya dualisme kepengurusan Kadin Indonesia berawal dari Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, pada 2013 yang melahirkan Kadin versi Oesman Sapta Odang atau OSO. 

Munaslub Kadin tersebut berujung pencabutan keanggotaan sembilan ketua Kadin daerah, termasuk Kepri yang saat itu dijabat oleh Johannes Kennedy.

Pencabutan keanggotaan diputuskan langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia periode Suryo Bambang Sulistyo. Tak lama berselang, caretaker Kadin Kepri yakni Nada Faza Soraya menggelar Musda III Kadin Kepri yang memilih Akhmad Maruf Maulana sebagai Ketua Kadin Kepri periode 2014-2019. 

Dalam perjalanannya, Kadin versi OSO tetap diakui pemerintah hingga kepemimpinan Eddy Ganefo yang terpilih sebagai Ketua Kadin Indonesia melalui Munas VIII Jakarta, Oktober 2015 lalu.

Dalam pembacaan mandat kepengurusan Kadin Kepri yang diketuai Alfan Suheri, terdapat beberapa nama pejabat yang berasal dari Kepri masuk dalam susunan Dewan Penasehat Kadin Kepri periode 2019 - 2024. Anggota DPR RI Nyat Kadir yang juga politisi  Partai Nasdem menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat.

Nama lainnya seperti Huzrin Hood dan Taba Iskandar juga masuk dalam struktur Wakil Ketua Dewan Penasehat. Sementara untuk anggota Dewan Penasehat diisi oleh Djasarmen Purba, Mustafa Widjaya, Hardi Slamet Hood, dan juga Awang Herman.

Ketua Kadin Kepri yang baru, Alfan Suheiri menyatakan Kadin yang baru terbentuk akan bersinergi dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun perekonomian daerah. Ia juga mengatakan Kadin mendukung semua keputusan dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah. 

Sebagai mitra pemerintah, menurut Alfan, harus bisa saling bersinergi. Apa yang menjadi kebijakan maupun keputusan pemerintah, menurutnya, Kadin Kepri akan mendukung, termasuk kebijakan soal ex-officio.

"Kadin Kepri versi OSO ini mendukung keputusan pemerintah menjadikan Wali Kota Batam sebagai ex-offico Kepala BP Batam. Dalam memutuskan hal itu, pemerintah tentunya sudah mendapatkan masukan dari ahli hukum dan kementerian terkait,” ujarnya. (*)


Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Dialog Investasi dengan para pelaku usaha di Batam, Jumat (15/2/2019). Dialog yang menghadirkan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Sejumlah Unsur KRI Jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL dalam sepekan terakhir berhasil menangkap delapan kapal kargo dan kapal tanker asing. Ke delapan kapal tersebut ..