Ada Apa dengan Kadin Tandingan?
Selasa, 05/02/2019 22:29:33
Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri kegiatan yang diselenggarakan Kadin Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

BATAM, KABARBATAM.com- Munculnya organisasi yang mengatasnamakan sebagai Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendapat reaksi berbagai kalangan. Wakil Ketua Kadin Kepri Martin Tandi Rura dengan tegas menyatakan bahwa tindakan mendirikan organisasi mengatasnamakan Kadin tersebut adalah tindakan tidak sah.     

Hal tersebut merujuk pada surat bernomor: 133/DP/I/2019 tertanggal 30 Januari 2019 yang ditandatangani oleh Ketua Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani. 

Surat tersebut menegaskan, apabila terdapat organisasi yang mengatasnamakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang didirikan oleh oknum yang menamakan diri Ketua Umum Kadin Indonesia, dinyatakan tidak sah. 

"Kadin Indonesia tegas menyatakan bahwa organisasi Kadin yang dibentuk dan didirikan oleh pihak atau oknum mengatasnamakan diri mereka Kadin Indonesia adalah perbuatan tidak sah," tegas Martin, Senin (4/2/2019).  

Martin mensinyalir ada kepentingan kelompok maupun golongan tertentu di balik upaya mendirikan organisasi Kadin oleh oknum yang mengatasnamakan diri sebagai Kadin. Salah satunya, kata Martin, Kadin tandingan tersebut disinyalir didirikan untuk mendukung KEK dan ex-officio Wali Kota sebagai Kepala BP Batam.    

"Kadin tandingan itu dibentuk untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Wali Kota Batam ex-officio sebagai Kepala BP Batam," ungkap Martin. Meski demikian, pihaknya menyatakan bahwa Kadin tandingan tersebut nantinya akan bubar dengan sendirinya. 

Dikatakan Martin, biarkan saja karena nantinya organisasi yang mengatasnamakan Kadin tersebut bubar dengan sendirinya pada 17 April 2019. "17 April mendatang adalah penentuan semua kebijakan arah masa depan Indonesia ke depan," ujarnya.  

Adapun surat pernyataan Kadin Indonesia, masing-masing ditujukan kepada Gubernur Provinsi Kepri, Ketua DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi Kepri, Kapolda Kepri, Bupati/Wali Kota di wilayah Provinsi Kepri, serta Kapolresta Barelang Batam.

Sekadar diketahui, Ketua Kadin Kepri Alfan Suhaeri resmi dilantik sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) versi Osman Sapta Odang (OSO) di bawah Ketua Umum Eddy Ganefo. Acara pelantikan berlangsung di ballroom Best Western Hotel, Panbil, Sabtu (2/2/2019) malam.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo. Selain melantik Ketua dan Pengurus Kadin Kepri, dalam kegiatan yang sama juga dilakukan pelantikan terhadap Ketua Kadin Kota Batam Syamsul Paloh. (*)


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Dialog Investasi dengan para pelaku usaha di Batam, Jumat (15/2/2019). Dialog yang menghadirkan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Sejumlah Unsur KRI Jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL dalam sepekan terakhir berhasil menangkap delapan kapal kargo dan kapal tanker asing. Ke delapan kapal tersebut ..