Industri MRO di Hang Nadim Dorong Pertumbuhan Ekonomi Batam
Rabu, 06/02/2019 16:13:34
Aktivitas di Bandara Hang Nadim Batam (Foto: Kabarbatam.com)

BATAM, KABARBATAM.com- Industri perawatan pesawat atau MRO (maintenance repair overhaul) dinilai sangat bagus dibangun di Batam. Letak wilayah Batam yang berdekatan dengan negara tetangga yakni Singapura dan Malaysia, menjadikan daerah ini strategis bagi industri MRO.  

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gusti Raizal Eka Putra, mengatakan, kehadiran industri MRO di Batam memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Batam. Terlebih lokasi pembangunan MRO cukup strategis di Bandara Hang Nadim Batam. 

"(Pembangunan) MRO sangat tepat di Batam. Secara ekonomi juga tentunya akan menguntungkan Batam, dan Provinsi Kepri pada umumnya," ujar Gusti dalam acara Seminar Nasional bertema Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Daerah untuk Mendorong Ekspor Nasional, di Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepri, belum lama ini.  

Gusti mengatakan, ada beberapa maskapai yang menyatakan ketertarikannya membangun industri MRO di Batam. Lion Group sudah melakukan hal tersebut dengan membangun dua hanggar di Hang Nadim. Dan kemudian disusul untuk membangun satu hanggar lagi. 

Selain Lion Group, Garuda Indonesia melalui anak perusahaannya GMF juga menyatakan ketertarikannya membangun hanggar. Namun belum diketahui pasti kapan GMF mulai merealisasikan rencananya membangun MRO dan pusat bisnis logistik di Hang Nadim. 

"Industri ini mampu menyerap tenaga kerja yang ahli di bidangnya. Selain SDM yang mumpuni di bidangnya, secara ekonomi kehadiran MRO dan ratusan tenaga kerja ikut memberikan kontribusi bagi Batam," ujarnya. Perekonomi Kepri pada triwulan II/2018 berada hanya tumbuh sekitar 2,5 persen. Memasuki triwulan III/2018, ekonomi Kepri tumbuh dan mencapai 4,5 persen.   

Sekadar diketahui Lion Group membangun Batam Aero Technic (BAT), sebuah fasilitas maintenance repair overhaul (MRO) dengan total area 28 hektare di Batam, Kepulauan Riau. Selain untuk pemeliharaan dan perawatan pesawat, BAT juga memiliki fasilitas pengetesan pesawat.

GMF juga  berencana membangun MRO dan pusat bisnis logistik di area Hang Nadim. Keberadaan gudang logistik akan mendukung kebutuhan persediaan suku cadang untuk operasional hangar di lahan tersebut dan juga untuk line maintenance di area Sumatera dan sekitarnya.

Hangar ini akan berdiri dengan luas bangunan sekitar 25 ribu meter persegi. Kelak akan digunakan untuk mengakomodasi pasar perawatan pesawat internasional. (*)



Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   bisnis
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Dialog Investasi dengan para pelaku usaha di Batam, Jumat (15/2/2019). Dialog yang menghadirkan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Sejumlah Unsur KRI Jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL dalam sepekan terakhir berhasil menangkap delapan kapal kargo dan kapal tanker asing. Ke delapan kapal tersebut ..