Sugiarto Wiharjo alias Alay, Pembobol Kas APBD Lampung Rp119 M Dijebloskan ke Tahanan
Jumat, 08/02/2019 16:19:01
Sugiarto Wiharjo alias Alay, terpidana kasus tindak pidana korupsi Rp119 miliar dijebloskan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lampung. (Foto: detik.com)

LAMPUNG, KABARBATAM.com- Sugiarto Wiharjo alias Alay, terpidana kasus tindak pidana korupsi Rp119 miliar dijebloskan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lampung. 

Bos Tripanca Group ini dikawal dua polisi bersebo dengan senjata laras panjang, layaknya pengawalan terhadap teroris. Alay tiba di Kejati Lampung siang tadi. Ia terlihat keluar dari mobil tahanan kejaksaan berwarna hijau.

"Karena waktu sudah sore-malam dan penerbangan sangat padat sehingga baru tadi siang bisa dibawa ke Kejati Lampung, dan akan kita masukkan ke Lapas Lampung," kata Kajati Lampung Susilo Yustinus saat jumpa pers di kantornya, Jumat (8/2/2019).

Susilo menyebut, Alay telah menjadi DPO sejak 20 Agustus 2014. Penangkapan komisaris utama sekaligus pemilik BPR Tripanca Setiadana itu berkat kerja sama antara kejaksaan, KPK, dan masyarakat.

Susilo mengimbau kepada para buron, baik kasus pidana umum maupun korupsi, agar menyerahkan diri. Dia memastikan identitas para buron tersebut sudah dikantongi dan tim sudah bergerak melakukan pencarian.

"Kami mengimbau kepada orang-orang yang jadi DPO, terpidana, baik korupsi maupun tindak pidana umum, agar supaya menyerahkan diri karena identitas tersebut kami sudah mengidentifikasi. Saya harapkan, mengimbau, supaya menyerahkan diri kepada kejaksaan setempat," tegasnya.

Dalam proses eksekusi itu, Alay memakai rompi warna merah. Ia terus menundukkan kepala dan masker yang dipakainya dicopot.
Alay diapit ketat dua polisi berbaju hitam-hitam. Tampak polisi itu mengokang senjata api laras panjang.

Sebagaimana diketahui, Alay saat menjadi Komisaris Utama BPR Tripanca Setyadana Lampung membobol kas hingga Rp119 miliar. Uang itu merupakan tabungan APBD Lampung Timur dan Lampung Tengah. 

Akibat perbuatannya, Alay merugikan kas APBD hingga Rp119 miliar. Berdasarkan putusan MA Nomor 510/K/PID.SUS/2014 tanggal 21 Mei 2014, Alay dijatuhi vonis 18 tahun penjara. (*)


Sumber  : Detik.com
Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Dialog Investasi dengan para pelaku usaha di Batam, Jumat (15/2/2019). Dialog yang menghadirkan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Sejumlah Unsur KRI Jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL dalam sepekan terakhir berhasil menangkap delapan kapal kargo dan kapal tanker asing. Ke delapan kapal tersebut ..