Wanita Muda Ditemukan Tewas di Bengkong Laut, Diduga Korban Pembunuhan
Senin, 11/02/2019 19:26:36
Foto ilustrasi

BATAM, KABARBATAM.com- Wanita yang diketahui bernama Fitri Suryati diduga menjadi korban pembunuhan. Dia ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, di Komplek YKB Bengkong, Kel. Bengkong Laut, Kec. Bengkong , Kota Batam, Senin,11 Februari 2019 sekira pukul 13.00 WIB. 

Kejadian itu diketahui saat ayah korban, yakni Meng Ie datang ke rumah anaknya setelah mendapat kabar dari seorang warga yang curiga melihat ada bercak darah di rumah. Meng Ie yang tiba di lokasi mendapati korban dalam kondisi meninggal dunia. Tubuh korban tergeletak dekat pintu kamar rumah. 

Kronologi kejadian itu berawal saat saksi bernama Robert, warga Tanjungbuntung, Bengkong Laut, mendatangi rumah korban Fitri hendak membeli tabung gas. Saat saksi tiba di teras rumah korban, ia melihat ada sedikit bercak darah di teras rumah tersebut. 

Hal itu langsung ia beritahukan ke orangtuanya. Mendapat laporan itu, orang tua saksi menghubungi orang tua korban. Sekitar 20 menit setelah menyampaikan informasi itu, Meng Ie mendatangi rumah anaknya di Komp. YKB Blok F No. 19-20 Kel. Bengkong Laut - Kota Batam. 

Setibanya di lokasi, Meng Ie yang juga saksi kedua mendapati kondisi korban sudah dalam keadaan tergeletak di dekat pintu kamar. Kondisi korban sudah meninggal dunia. 

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi Polsek Bengkong. Warga melaporkan bahwa ada seorang tetangganya meninggal dunia. Mendapat laporan itu, anggota Polsek Bengkog dipimpin oleh Kapolsek dan Kanit Reskrim langsung mendatangi TKP.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki turun langsung ke lokasi kejadian. Hengki mengatakan, Robert merupakan anak angkat dari ayah korban. Saat itu, ia mendapati pagar rumah korban tidak dikunci. Ia memanggil-manggil tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Kemudian ia masuk dan terus memanggil. Saat itu, pintu rumah dari teralis tertutup. Sementara pintu kayunya terbuka. Robert juga sempat mengintip ke dalam rumah, namun suasana tampak sepi.

"Awalnya R mau beli gas. Orangtua korban menjual gas LGP 3 kilogram serta minyak tanah. Tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah," ujar Hengki, Senin (11/2/2019).

Saksi pertama ini terus berusaha memanggil, sampai akhirnya melihat bercak darah di lantai dan sepeda motor Honda Beat yang diparkir dalam pekarangan rumah.

Melihat hal itu, ia kemudian pulang memberitahukan pada orangtuanya. Dari situ, orangtua Robert menghubungi ayah korban dan memberitahukan apa yang dilihat anaknya di rumah korban.

"Bapak korban kebetulan sedang di luar rumah. Mendapat laporan dari warga, ia langsung pulang dan mendapati anaknya sudah tergeletak bersimbah darah," jelas Hengki. 

Hingga sore tadi, Tim Inafis Polresta Barelang masih melakukan olah TKP. Selain Kapolresta Barelang AKBP Hengki, juga berada di lokasi yakni Dirkrimum Polda Kepri,  Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kapolsek Bengkong, dan Kanit Reksrim Polsek Bengkong. (*)


Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Sebanyak 16 pemanah asal Klub Panahan BIFZA ASC Kota Batam yang terbagi dalam kategori usia bawah 9 tahun, 12 tahun, dan 15 tahun turut serta dalam kejuaraan antar pelajar di ..
KEPRI
TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Sejumlah orang tua asuh yang berasal dari Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, memberikan beasiswa kepada 15 siswa MTs swasta di Tambelan.  Dana ..