Sikapi Penumpukan Barang, BC Terapkan Aplikasi Ceisa Permudah Pengiriman melalui Ekspedisi
Selasa, 12/02/2019 23:51:18
Kepala Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata dan pihak Kantor PT Pos Indonesia Cabang Batam, saat konferensi pers di Kantor KPU BC Tipe B Batam. (Foto: Wartakepri.co.id)

BATAM, KABARBATAM.com- Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam merilis terkait penanganan barang kiriman dari kawasan bebas Batam dan Implementasi Ceisa Barang Kiriman Batam melalui Perusahaan Jasa Titipan, Selasa (12/2/2019) di Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam.

”Bea dan Cukai Batam memiliki fungsi Trade Fasilitator dan Community protector terus melakukan upaya upaya peningkatan dalam sistem pelayanan dan pengawasan barang yang masuk ataupun keluar dari wilayah Republik Indonesia,” kata Kepala Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata, Selasa (12/2/2019).

Menurut Susila Brata, untuk peningkatan fungsi tersebut, Bea dan Cukai Batam membuat aplikasi Ceisa barang kiriman kawasan bebas Batam sebagai wujud peningkatan pelayanan dan pengawasan barang kiriman berdasarkan peraturan Menteri Keuangan nomor 120/PMK.04/2017.

Jadi, Aplikasi Ceisa barang kiriman kawasan bebas Batam, telah disiapkan dalam waktu kurang lebih 1 Tahun lalu, dan di implementasikan pada 1 Februari 2019, berdasarkan Keputusan Dirjen Bea Cukai Nomor 07/BC/2019 dengan tahapan sebagai berikit.

Pertama, sosialisasi dilakukan mulai awal November 2018 kepada pengusaha jasa titipan (PJT), kedua, Uji coba sejak Desember 2018 dalam waktu 2 bulan sebelum implementasikan.

” Ketiga, penunjukam piloting kepada beberapa Perusahaan Jasa Titipan pada tanggal 14 Januari 2019,” ungkap Susila Brata.

Sebelumnya, Bea Cukai, sudah memberitahukan kepada penyelenggara jasa titipan terkait diberlakukan mulai 1 Februari 2019 dimana barang barang tersebut dikenakan biaya pajak dan itu sudah kita sosialisasikan.

Melalui sistem aplikasi Ceisa ini, barang kiriman kawasan bebas Batam dalam waktu kurang lebih 1 Tahun sudah mulai di implementasika. Sementara itu, pihak PT Pos, Maszni,  mengungkapkan bahwa Bea dan Cukai tunduk pada peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Apa yang ditetapkan pemerintah tentu PT Pos mengikuti. 

Sejauh ini, kendala yang terjadi bukan saja pada sistem tetapi adalah aturan yang telah dibuat pemerintah saat ini semua berlaku.
"Untuk itu kita harapkan agar ini menjadi poin penting dalam penyelesaian kami PT Pos Indonesia. Penumpukan barang jasa itu bukan karena kita menahan. Tetapi adanya aturan dan penerapan aplikasi dan Implementasi Ceisa," ujar Mazni. 

Itu tidak ada kaitannya, hanya saja pengguna jasa membayar pajak sesuai dengan nilai barang yang dikirim.(*)



Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Dialog Investasi dengan para pelaku usaha di Batam, Jumat (15/2/2019). Dialog yang menghadirkan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Sejumlah Unsur KRI Jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL dalam sepekan terakhir berhasil menangkap delapan kapal kargo dan kapal tanker asing. Ke delapan kapal tersebut ..