Gandeng Ditjen Bea Cukai, BP Batam Gelar Dialog untuk Pacu Investasi dan Ekspor Batam
Jumat, 08/03/2019 20:10:24
Dialog Investasi menghadirkan Ditjen Bea dan Cukai, asosiasi dan himpunan pengusaha, kalangan pelaku usaha dan FKPD dan SKPD se-Kota Batam. (Foto: Humas BP Batam)

BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelenggarakan Dialog Bisnis bertema; Meningkatkan Investasi dan Ekspor Batam, bertempat di Balairungsari BP Batam, Jumat (8/3/2019). 

Kegiatan rutin yang diselenggarakan BP Batam di tahun 2019 ini, menurut Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi, merupakan media untuk menyampaikan, mendengarkan, dan memberikan solusi atas persoalan yang sedang dihadapi para pelaku usaha di Batam dan kali ini fokus meliputi persoalan teknis kepabeanan, tata ruang, LHK, tenaga kerja, dan imigrasi. 

Dialog ini mempertemukan para pelaku usaha dengan kementerian terkait untuk dapat mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi dan mendapatkan masukan solutif atas permasalahan tersebut. 

Hal ini sejalan dengan tugasnya untuk mengawal dan memberikan kenyamanan dan kepastian dalam berusaha untuk meningkatkan investasi dan ekspor, di Pulau Batam.

"Setiap pekan saya adakan dialog membahas persoalan yang masuk ke saya, yang keluar dari klinik berusaha, saya panggil siapa kunci yang bisa menjelaskan dan menjawab. Hari ini saya minta Pak Heru (Dirjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan RI) hadir langsung menjawab persoalan itu,” ungkap Edy.

Edy mengharapkan bahwa melalui forum ini maka pemerintah pusat akan mengetahui betul apa permasalahan yang terjadi dan menjadi kendala bagi para pelaku usaha di Batam dalam menjalankan kegiatan usahanya. 

Acara ini dihadiri oleh 150 tamu undangan dari kalangan pelaku usaha, asosiasi dan himpunan kawasan industri, FKPD dan SKPD Batam. Selain menghadirkan Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi, dialog ini juga menghadirkan nara sumber dari sejumlah kementerian teknis.

Di antaranya; Direktur Ijin Tinggal, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktur Perencanaan Tata Ruang, Direktur Pengelolaan Limbah Racun Berbahaya (KLH), Direktorat Jenderal Perundang-Undangan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, dan Ketua DPRD Kota Batam.

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan, komitmen pemerintah ingin mengoptimalkan langkah strategis untuk wilayah Batam yang sangat luar biasa potensinya untuk kepentingan bangsa dan Indonesia. 

Heru Pambudi juga memaparkan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh pemerintah yang secara teknis kepabeanan diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemeterian Keuangan untuk Meningkatkan investasi dan ekspor di Indonesia yakni FTZ, Inland FTA, KB (Kawasan Berikat), KITE (Kemudahan Pemasukan Barang untuk Ekspor), PLB (Pusat Logistik Berikat), dan Special Economic Zone.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady menambahkan bahwa dengan fasilitas-fasilitas yang ditawarkan oleh Bea dan Cukai tersebut, maka pengusaha bebas untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bisnisnya. 

Melalui forum ini, Edy mengharapkan pemerintah pusat akan mengetahui betul apa permasalahan yang terjadi dan menjadi kendala bagi para pelaku usaha di Batam dalam menjalankan kegiatan usahanya, sehingga pemerintah dapat memberikan kenyamanan dan kepastian berusaha dalam meningkatkan ekspor dan investasi Batam. (*)



Editor  : 
Tags
   
   bp-batam
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Sebanyak 16 pemanah asal Klub Panahan BIFZA ASC Kota Batam yang terbagi dalam kategori usia bawah 9 tahun, 12 tahun, dan 15 tahun turut serta dalam kejuaraan antar pelajar di ..
KEPRI
BINTAN, KABARBATAM.com- Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bintan menyebabkan beberapa wilayah mengalami kekeringan. Warga yang memiliki perigi atau sumur mulai kesulitan mendapatkan air. ..