Ini Alasan Gubernur Kepri Mencopot Jabatan Amjon sebagai Kadis ESDM
Kamis, 14/03/2019 17:16:24
Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun dalam sebuah kegiatan, beberapa waktu lalu.

TANJUNGPINANG, TANJUNGPINANG– Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun resmi mencopot jabatan Amjon sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sanksi yang sama diberikan kepada Azman Taufik, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. 

Jabatan kedua pejabat di lingkungan Pemprov Kepri itu dicopot karena diduga menyalahgunakan wewenang, terkait dengan  penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) tanpa sepengetahuan gubernur. 

Selain itu, pejabat terkait juga dinilai melanggar karena menerbitkan rekomendasi Izin Ekspor Bausit kepada PT Gunung Bintan Abadi (GBA). Kedua izin diberikan kepada perusahaan tambang bauksit di Kabupaten Bintan. 

Azman Taufik ikut terseret dalam dugaan pelanggaran tersebut saat menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Kepri. Terkait hal itu, Gubernur atas rekomendasi Kemendagri mencopot jabatan Amjon dan Azman Taufik dari jabatannya. 

"Pencopotan tersebut sesuai rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jabatan keduanya sudah dicopot Gubernur Kepri,” kata Kepala Inspektorat Provinsi Kepri Mirza Bachtiar, di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Rabu (13/3/2019).   

Mirza mengungkapkan, pelanggaran yang dilakukan kedua pejabat tergolong pelanggaran berat. Keduanya dinilai menyalahgunakan wewenang terkait dengan pemberian IUP di Kabupaten Bintan. 
 
Perbuatan kedua pejabat yang menerbitkan izin terkait dengan aktivitas tambang dan ekspor bauksit, menurut Mirza, tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. 

"Pelanggarannya berat, karena mereka tidak melakukan koordinasi kepada Gubernur. Sehingga perbuatan keduanya tidak bisa ditolerir. Sanksi terhadap keduanya sesuai rekomendasi Kemendagri, diberhentikan dari jabatan,” pungkasnya. Sebelumnya, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyatakan akan menindaklanjuti surat dari Itjen Kemendagri terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan dua pejabatnya, yakni Amjon selaku Kadis ESDM dan Azman Taufik, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. 
 
Meski belum mengetahui secara detil permasalahannya, namun jika kedua pejabat terbukti melakukan pelanggaran, maka pihaknya siap memberikan sanksi tegas.  

Aktivitas tambang bauksit di Kabupaten Bintan belum lama ini kembali marak. Aktivitas itu mendapat perhatian karena dinilai merusak lingkungan dan hutan lindung, baik di daratan maupun di sejumlah pulau di Bintan. Menyikapi hal itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menurunkan tim untuk melakukan pemantauan sekaligus penyelidikan di lapangan. 

Selain KLH, Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menurunkan tim untuk menyelidiki pertambangan bauksit di Bintan. Masing-masing penyidik, baik dari KLH dan KPK masih melakukan penyelidikan. Mereka memanggil dan meminta keterangan pejabat terkait dengan pemberian ijin pertambangan.  

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri melayangkan surat teguran keras berupa pencopotan jabatan terhadap Kepala Dinas ESDM Kepri Amjon dan mantan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Saru Pintu (DPM-PTSP) Kepri Azman Taufik.

Surat tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam menerbitkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) khusus penjualan tambang bauksit kepada puluhan perusahaan yang tidak bergerak di bidang tambang, dan melakukan pertambangan dan penjualan bauksit kepada PT Gunung Bintan Abadi (GBA). (*)



Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   batam
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Sebanyak 16 pemanah asal Klub Panahan BIFZA ASC Kota Batam yang terbagi dalam kategori usia bawah 9 tahun, 12 tahun, dan 15 tahun turut serta dalam kejuaraan antar pelajar di ..
KEPRI
BINTAN, KABARBATAM.com- Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bintan menyebabkan beberapa wilayah mengalami kekeringan. Warga yang memiliki perigi atau sumur mulai kesulitan mendapatkan air. ..