BP Batam Kembangkan Potensi Investasi di Bidang Jasa
Kamis, 14/03/2019 20:41:55
Kepala BP Batam Edy Putra Irawady saat menyampaikan sambutannya dalam acara Bisnis Forum Peluang Investasi di Bidang Jasa yang bertempat di Balairungsari BP Batam, Kamis (14/3/2019). (Foto: Humas BP Batam)

BATAM, KABARBATAM.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Bisnis Forum Peluang Investasi di Bidang Jasa yang bertempat di Balairungsari BP Batam, Kamis (14/3/2019). 

Pelaksanaan Bisnis Forum ini guna memberikan informasi dan pemahaman maupun implementasi kebijakan serta peluang investasi yang baik bagi perusahaan industri. 

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady menyampaikan, BP Batam akan mengembangkan investasi baru yang memiliki nilai tambah tinggi bagi sektor industri dan perekonomian. Ada beberapa industri yang akan dikembangkan di Batam, yakni; industri logistik, jasa keuangan, jasa kesehatan, jasa pendidikan, serta jasa pelayanan.

"Melalui forum ini diharapkan para pelaku usaha mengetahui peluang dan kemudahan perizinan di Batam, terutama di sektor industri. Dengan begitu, harapannya Batam kembali sebagai penopang ekspor nasional," ungkap Edy.

Menurut Edy, berdasarkan penelitian Bank Dunia ada 10 jasa yang berpotensi, salah satunya jasa logistic. Investasi di bidang jasa ini memiliki nilai tambah tinggi. Batam adalah bandar niaga, dengan memiliki logistic hub barang yang berniaga di Indonesia dan di luar negeri dapat melewati pelayaran Batam. 

"Daya tarik investasi di Batam akan meningkat sehingga terciptanya iklim investasi yang kondusif serta mampu memberikan jaminan kepastian hukum di Batam bersaing dengan kondisi global saat ini," ungkapnya.

Asisten Deputi Moneter Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi menjelaskan, peluang investasi di bidang jasa dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian. Sektor jasa yang tepat diterapkan di Batam secara global practices ada 12 sektor jasa dan 125 subsektor. 

“Pengembangan di era perdagangan modern, investasi di bidang jasa menjadi komponen yang paling utama mengubah nilai dari sebuah komoditi. Pemerintah tidak hanya memegang paradigma pembangunan komoditi, tetapi juga peluang jasa,” ungkapnya.

Persoalan di Indonesia, menurutnya, sektor jasa masih dianggap sektor impromatif padahal jasa ini dengan mempunyai tingkat keahlian tertentu. Potensi pengembangan di Batam tidak sekadar sebagai hub perdagangan. Lebih dari itu, kawasan ini juga memiliki peluang pengembangan ekspor jasa.

“Potensi ini apabila didukung dengan dukungan konkret dari pemerintah akan menjadi sumber pendapatan yang luar biasa, tidak hanya bagi Batam melainkan untuk nasional,” tambah Edi.

Kegiatan dialog ini juga dihadiri Johnson W Sutjiptodan dan para pelaku usaha, perbankan, dan juga pelaku usaha bidang kesehatan. (*)


Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   bp-batam
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Sebanyak 16 pemanah asal Klub Panahan BIFZA ASC Kota Batam yang terbagi dalam kategori usia bawah 9 tahun, 12 tahun, dan 15 tahun turut serta dalam kejuaraan antar pelajar di ..
KEPRI
BINTAN, KABARBATAM.com- Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bintan menyebabkan beberapa wilayah mengalami kekeringan. Warga yang memiliki perigi atau sumur mulai kesulitan mendapatkan air. ..