Ini Kronologi Rencana Tersangka RS Menembak Jaksa Kejari Bintan
Jumat, 15/03/2019 18:19:26
Tersangka RS, pelaku percobaan pembunuhan terhadap JPU Kejari Bintan, ditangkap Polres Tanjungpinang. (Foto: Suarasiber.com)

TANJUNGPINANG, KABARBATAM.com- Jajaran Unit Jatanras Polres Tanjungpinang berhasil menangkap RS (25), pria yang akan melakukan percobaan penembakan terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kabupaten Bintan. Rencana penembakan itu atas pesanan seorang narapidana narkoba, berinisial IB, di Lapas Kelas 1 A Tanjungpinang.       

Warga binaan Lapas Tanjungpinang tersebut menyewa RS untuk menembak jaksa di Kejari Bintan, berinisial DS. Tersangka RS sendiri adalah residivis atau mantan napi. Dia pernah mendekam dalam tahanan di Lapas. Di situlah IB dan tersangka RS saling mengenal. 

Upaya percobaan pembunuhan terhadap jaksa diminta oleh IB dari dalam Lapas. Ia menghubungi RS melalui telepon. Dia menyampaikan spesifikasi target yang akan ditembak, yaitu seorang JPU di Bintan.

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Sujoko mengatakan, tersangka RS diberi biaya operasional sebesar Rp5 juta oleh seseorang warga binaan Lapas berinisial I.  "Dia (IB) bayar dimuka Rp5 juta untuk operasional. Sisanya, sekitar Rp10 juta lagi akan dibayar setelah pekerjaan selesai,” kata Sujoko didampingi Kasat Reskrim AKP Efendri Ali saat konferensi pers, di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (15/3/2019).

Mendapat pesanan dari IB, tersangka RS yang berada di Batam langsung menuju Tanjungpinang, Sabtu (10/3/2019). Atas informasi seorang perantara, RS menuju Jalan Bakar Batu, Tanjungpinang, untuk mengambil mobil merek Toyota Avanza. Di dalam mobil, IB sudah menyediakan senjata api melalui seorang perantara (DPO).

Namun percobaan pembunuhan yang hendak dilakukan RS terhadap JPU Bintan berhasil terendus pihak kepoilisian. Rencana aksinya dilumpuhkan ketika RS berhasil disergap polisi di simpang Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Selasa (12/3/2019). 

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, melalui Wakapolres Tanjungpinang menyampaikan, atas perbuatannya, RS dijerat Pasal 53 KUH Pidana Jo Pasal 340 KUH Pidana (Percobaan Pembunuhan yang Direncanakan) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Tersangka juga dijerat pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 (Barang Siapa Yang Tanpa Hak Menguasai, Membawa, Menyimpan Sesuatu Senjata Api, dan Amunisi) diancam pidana dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 (dua puluh) tahun. (*)



Editor  : Aan Sahputra
Tags
   
   batam
   
   metropolitan-
BP BATAM
BATAM, KABARBATAM.com- Sebanyak 16 pemanah asal Klub Panahan BIFZA ASC Kota Batam yang terbagi dalam kategori usia bawah 9 tahun, 12 tahun, dan 15 tahun turut serta dalam kejuaraan antar pelajar di ..
KEPRI
BINTAN, KABARBATAM.com- Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bintan menyebabkan beberapa wilayah mengalami kekeringan. Warga yang memiliki perigi atau sumur mulai kesulitan mendapatkan air. ..