Film Warkop DKI Reborn, Sapa Pecinta Dono, Kasino dan Indro
Minggu, 11/09/2016 17:10:18
Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss. (Foto: tribunnews.com)

KABARBATAM.COM, JAKARTA- Siapa yang tak mengenal dengan grup komedi Warkop DKI yang digawangi Dono, Kasino, dan Indro. Mereka merupakan salah satu legenda dunia hiburan di Tanah Air.

Warkop DKI begitu produktif di era-era 1990-an. Komedi yang cablak, konyol, tapi polos dan terkadang bodoh menjadi ciri khas trio komedian itu. Film-film mereka selalu laku di bioskop. Tahun demi tahun berganti, Dono, Kasino, dan Indro tetap menghibur lintas generasi melalui layar kaca. Diputar berkali-kali pun, aksi mereka di depan kamera tetap bisa membuat penonton terpingkal.

Kini, lebih dari dua dekade setelah film terakhir Pencet Sana Pencet Sini dirilis, mulai timbul kerinduan di hati para penggemar untuk kembali menikmati aksi kocak grup lawak legendaris itu.

Adalah Falcon Pictures, sebagai perusahaan perfilman ternama di Indonesia mencoba menghadirkan kembali film-film kocak grup lawan ini. Digagas Indrojoyo Kusumonegoro alias Indro yang ingin melestarikan tokoh-tokoh Warkop DKI, Falcon Pictures meluncurkan film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos.

Tangan sutradara Anggy Umbara yang sukses lewat Comic 8, dipercaya mengisahkan kembali kekocakan Warkop DKI melalui wujud Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian dan Tora Sudiro. Abi memerankan Dono, Vino menjadi Kasino, dan Indro diperankan oleh Tora.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan Ibu Kota, mereka berperan sebagai personel sebuah lembaga swasta yang bernama CHIPS (Cara Hebat Ikut-ikutan Penanggulangan Sosial). Tekad Dono, Kasino, dan Indro dalam menjalankan tugasnya mulia, dipenuhi semangat untuk melayani masyarakat.

Si trio kocak pun menjadi bulan-bulanan banyak pihak, termasuk Boss mereka (Ence Bagus). Padahal mereka harus menyelesaikan tugas paling baru dan paling berat, menangkap pelaku begal. Alih-alih bisa melaksanakannya dengan mudah, mereka justru semakin banyak menerima kesialan.

Namun, kekompakan mereka bertiga yang selalu bersama dalam kondisi apa pun, menjadikan cerita persahabatannya begitu kuat. Konflik yang dihadapi pun dilakoni dengan kepala dingin. Anggy menuturkan, ia memang sengaja membuat film itu tetap relevan dengan kondisi masa kini. Candaan baru mendominasi naskah, sekitar 70 persen. Sisanya mempertahankan dan memperbaharui candaan film yang diadaptasi.

"Yang kami lakukan nonton ulang film Warkop dan survei candaan-candaannya. Kami lihat mana yang bisa di-remake, dan ditambah jokes baru dengan genre Warkop. 30 persen jokes lama yang diperbaharui, 70 persen jokes baru," paparnya.

Sumber  : net
Editor  : Andi Cahyadi
Tags
   
   seleb
BERITA TERKAIT
BP BATAM
JAKARTA, KABARBATAM.com- Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Mantan Warga Batam di Jakarta yang biasa disebut ..
KEPRI
BATAM, KABARBATAM.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau memberikan bantaun dana sebesar Rp50 Juta kepada pengurus Masjid Dhiyaul Janah, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Kota ..