Batam
10 Orang Jukir Diamankan Polisi Setelah Terbukti Melakukan Pungutan Liar Parkir di Kota Batam
Batam, Kabarbatam.com – 10 orang warga Batam yang kesehariannya sebagai juru parkir (Jukir) di Kota Batam diringkus Satreskrim Polresta Barelang setelah terbukti melakukan pungutan liar parkir diatas jam yang ditentukan.
Para tersangka berinisial Sg, Fl, H, Hs, Th, T, Fa, Ws, Sm dan B, telah terbukti melakukan pungutan liar parkir atas pelanggaran pada Pasal 7 dan Pasal 62 Jo Pasal 12 Ayat 1 Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Dan Retribusi Parkir.
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan, SIK, MH, mengatakan, B berawal dari laporan masyarakat melalui 110 pelayanan pengaduan Polresta Barelang bahwasanya telah terjadi pungutan liar parkir yang melebihi batas jam yang ditentukan yakni jam 22.00 Wib.
“Pungutan liar tersebut terjadi di parkiran Alfamart depan Square Penuin Kec Lubuk Baja Kota Batam, parkiran depan Bank BRI Nagoya, parkiran Nasi Goreng Goyang Lidah Jodoh, parkiran Sate Jawa Jodoh, parkiran depan Time Zone Lubuk Baja, parkiran Nasi Ayam Siang Malam, parkiran BCA Newton dan parkiran Depan Alfamart Penuin pada pukul 23.00 Wib,” ungkap Andri Kurniawan.
Kemudian, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 lembar pecahan uang Rp. 10.000, 6 lembar pecahan uang Rp. 5.000, 32 lembar pecahan uang Rp. 2.000, 33 lembar pecahan uang Rp. 1.000, 40 keping pecahan uang Rp. 500.
“Saat ini 10 orang pelaku telah diamankan Satreskrim Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut dan tidak menutup kemungkinan bukan pungutan masalah parkir saja, masih ada pungutan liar yang lain. Polresta barelang akan tetap gencar melakukan operasi terhadap premanisme yang melakukan pemungutan liar di Kota Batam,” tegasnya.
Tak hanya itu, pihaknya turut menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tidak mudah percaya dengan pungutan-pungutan liar seperti memberikan uang parkir kepada seseorang diatas jam 22.00 Wib sesuai dengan ketentuan.
“Apabila menemukan hal tersebut segera melaporkan ke Polresta Barelang melalui call centre layanan pengaduan 110,” jelasnya.
Atas perbuatannya, para pelaku di hukum dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp. 50.000.000 dan akan di proses hukum dalam bentuk sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Batam. (Atok)
-
Batam3 hari agoAgung Widodo Resmi Jabat Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Jabat Kakanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara
-
Batam1 hari agoKapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar
-
Batam4 jam agoWamen Desa Lantik Agus Wibowo sebagai Ketua DPP IARMI Kepri, Siapkan Program Menwa Masuk Desa dan Pulau
-
Batam2 hari agoMuhammad Yunus Muda Resmi Jabat Wakil Ketua III DPRD Kota Batam
-
Batam2 hari agoInfluencer Batam Yusi Fadila Jadi Korban Penipuan Jual Beli HP, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
-
Batam3 hari agoDisambangi DPN, KEK Tanjung Sauh Optimis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Atas 8 Persen
-
Batam1 hari agoPLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam
-
Headline2 hari agoMulai Februari, Citilink A320 Layani Penerbangan Tanjungpinang-Jakarta Setiap Hari, Gantikan Garuda Indonesia



