Riau
2 Tahun Terpisah karena Pandemi, Ini Momen Haru Warga Binaan Bersua Keluarganya
Pekanbaru, Kabarbatam.com – Dua tahun lebih menahan rindu, kini warga binaan pemasyarakatan (WBP) di 16 lapas/rutan/LPKA se-Riau sudah bisa dikunjungi secara tatap muka langsung. Layanan kunjungan itu mulai dibuka secara serentak sejak Senin, 11 Juli 2022.
Rasa gembira bercampur haru menghiasi wajah-wajah WBP dan keluarga. Rindu yang terhalang, akhirnya terlampiaskan. Melihat keluarganya tiba dari kejauhan saja, sudah mendatangkan kebahagian tak terkira. Begitu sampai di ruang kunjungan, air mata itu tak terbendung lagi. Berpelukan, bersalaman, ayah menciumi anaknya seakan tak ingin berpisah.
Ada yang meninggalkan anaknya saat bayi, kini sudah bisa berlari ke sana ke sini. Ada pula anak yang mengadu kalau dia akan sekolah, padahal saat berpisah dulu masih belajar berjalan.
“Dikunjungi keluarga menjadi hak bagi warga binaan. Kami juga senang sekali apabila keluarga masih peduli dengan WBP disini. Pentingnya dukungan keluarga agar proses pembinaan berjalan dengan baik agar saudara-saudara kita WBP kelak tidak lagi melanggar hukum,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu pada Selasa (12/7).
Kakanwil menyampaikan pesan agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan berkunjung ini dengan sebaik-baiknya. Menuruti seluruh aturan yang telah ditetapkan dan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Kunjungan dapat ditutup kembali apabila ditemukan kasus Covid-19 yang melonjak di suatu lapas/rutan/LPKA karena keselamatan warga binaan dan petugas menjadi prioritas utama.

AN (43) warga binaan Lapas Selatpanjang ini sangat bersyukur dengan diizinkannya kembali WBP untuk dikunjungi walaupun masih sebatas keluarga inti. “Alhamdulillah, terima kasih ya Allah. Terima kasih juga bapak/ibu petugas lapas dan Kemenkumham Riau,” ujarnya terharu. “Rindu ini berat kawan-kawan, biar aku saja. Kalian tak akan kuat. Kalian yang diluar sana jangan sampai jadi napi, jangan melanggar hukum ya,” pesannya kepada masyarakat. (*)
-
Batam1 hari agoKapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar
-
Batam10 jam agoWamen Desa Lantik Agus Wibowo sebagai Ketua DPP IARMI Kepri, Siapkan Program Menwa Masuk Desa dan Pulau
-
Batam3 hari agoMuhammad Yunus Muda Resmi Jabat Wakil Ketua III DPRD Kota Batam
-
Batam3 hari agoInfluencer Batam Yusi Fadila Jadi Korban Penipuan Jual Beli HP, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
-
Batam1 hari agoPLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam
-
Batam2 hari agoSetetes Darah, Sejuta Harapan: Kolaborasi KJK dan Lintas Institusi Gelar Donor Darah HPN 2026
-
Headline2 hari agoMulai Februari, Citilink A320 Layani Penerbangan Tanjungpinang-Jakarta Setiap Hari, Gantikan Garuda Indonesia
-
Headline2 hari agoHadirkan Layanan Kesehatan Merata, Provinsi Kepri Raih UHC Award 2026



