Nurdin Terobos Empat Kementerian Gesa Tujuh Proyek Strategis di Kepri

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berbincang dengan Menteri Perhubungan Budi Karya. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

JAKARTA, KABARBATAM.com– Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun terus berusaha mengkoordinasi pembangunan Kepri dengan beberapa kementerian. Meski tanpa janji terlebih dahulu, Nurdin langsung menerobos empat kementerian untuk membicarakan dan menggesa proyek strategis di Provinsi Kepri.

Di antara yang diterobos Nurdin adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sementara di Kementerian Kemaritiman, Nurdin bertemu dengan seorang Dirjen.

“Kami melaporkan perkembangan proyek proyek strategis. Juga langkah ke depan. Kami diminta tahun depan untuk semakin baik membangun untuk semuanya,” kata Nurdin di Bandara Hang Nadim usai kembali dari Jakarta, belum lama ini.

Ada tujuh proyek strategis yang sudah direstui Presiden Jokowi dalam pertemuan tahun lalu. Proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungsauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batuampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

Nurdin memang menghabiskan setengah waktu di Jakarta untuk bertemu para menteri tersebut. Setelah bertemu, dan membicarakan banyak hal tentang Kepri, Nurdin kembali melalui Batam untuk serangkaian acara di Tanjungpinang.

Dengan Siti Nurbaya, Nurdin mengatakan bahwa permasalahan alih fungsi beberapa titik hampir selesai. Dia berterima kasih atas dukungan yang diberikan untuk memperlancar proses tersebut. “Insya Allah KEK Pulau Asam segera jalan,” kata Nurdin.

Tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga disampaikan Nurdin kepada Menko Darmin. Termasuk Tanjungsauh. Nurdin juga melaporkan perkembangan KEK Galang Batang setelah diresmikan Darmin akhir tahun lalu.

Galang Batang merupakan salah satu proyek strategis yang direstui Presiden Jokowi dan sudah berjalan lancar. Proyek lainnya terus digesa dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Terkait Jembatan Batam Bintan, Presiden Jokowi sudah menyampaikan langsung di Batam akhir Maret lalu. Tentang pembangunan jembatan dan beberapa ruas pelabuhan, juga didiskusikan Nurdin bersama Menhub Budi. Menhub, kata Nurdin, akan mendukung agar pembangunan itu semakin cepat.

Nurdin mengatakan akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait tentang pembangunan Kepri. Terutama dukungan terhadap proyek-proyek strategis. Karena, dalam waktu yang kadang terbatas, kata Nurdin, dia selalu memanfaatkan peluang untuk menemui sejumlah menteri.

“Demi Kepri, tak apa bolak-balek dalam sehari,” kata Nurdin. Nurdin berterima kasih atas dukungan semua pihak terhadap Kepri. Dengan membuat Kepri yang terus damai dan nyaman, kata Nurdin, segala aktivitas pembangunan akan berjalan lancar.

Usai melakukan pertemuan tersebut, Nurdin langsung memerintahkan Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum untuk memantau perkembangannya. Termasuk menyiapkan berkas-berkas yang diminta pihak kementerian. Sehingga apa yang sudah dibicarakan tidak bagian bagian yang terlewatkan. (*)

Sumber: Humaskepri.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here