PPDB 2019, Komisi IV Minta Pemko Mengutamakan Siswa Kurang Mampu

Orang tua murid mengecek peta zonasi untuk mengetahui sekolah terdekat, di layar komputer, belum lama ini.

Batam, Kabarbatam.com– DPRD Kota Batam meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam memprioritaskan siswa tidak mampu agar bisa masuk sekolah sesuai dengan sistem zonasi. Berbagai polemik dalam proses PPDB tahun 2019-2020, agar bisa diselesaikan oleh Pemko dalam hal ini Dinas Pendidikan Batam.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus. Ia turut menyoroti munculnya berbagai polemik dalam PPDB tahun ini. Di antaranya soal daya tampung sekolah dan penambahan kuota dalam penerimaan anak didik baru.

“Kami minta agar Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Batam mampu mengurai dengan baik permasalahan dalam proses PPDB, terutama soal daya tampung dan penambahan kuota,” ujarnya.

Yunus mengatakan bahwa kalau Disdik Batam ingin menambah kuota agar segera disusun berapa jumlah kuota untuk tiap ruang belajar. “Kami minta ini dipertegas. Saat ini masih banyak peserta didik yang tentunya ingin bersekolah,” ujarnya.

Yunus menegaskan agar dalam penambahan kuota tersebut, Pemko Batam juga berpihak kepada calon siswa yang memiliki taraf ekonomi kurang mampu. “Saya berharap Pemko Batam selamatkan dulu siswa tidak mampu. Jika masih ada kuota, baru berdasarkan nilai dan jarak,” tegasnya.

Yunus juga mengutarakan keresahannya terhadap daya tampung setiap sekolah di Kota Batam saat ini. Dia mengatakan, permasalahan kuota dalam proses PPDB tentu relevan dengan permasalahan daya tampung setiap sekolah yang ada. “Dalam hal ini, Pemko juga harus memperhatikan sarana dan prasarana setiap bagi peserta didik,” pungkasnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here