Forum RT/RW Sambangi DPRD Batam Klarifikasi soal Evaluasi Insentif

Batam, Kabarbatam.com – Puluhan anggota Forum Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Batam mendatangi gedung DPRD Kota Batam. Mereka ingin mengklarifikasi pernyataan DPRD Batam yang akan mengevaluasi dan menghapus insentif RT/RW.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyatakan bahwa DPRD Batam akan mengevaluasi untuk menghapus insentif Ketua RT dan RW menyusul adanya laporan soal oknum RT/RW yang ikut bermain politik pada saat Pileg 17 April 2019 lalu.

Nuryanto mengaku dirinya menemukan langsung oknum RT/RW yang diduga menyalahgunakan jabatan atau wewenang saat pemilu April lalu. Ia khawatir nantinya akan terjadi lagi saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) berlangsung.

“Saya khawatir. Mau dibawa ke mana bangsa ini kalau ada oknum money politics,” ungkapnya. Rencana kebijakan insentif akan dikaji kembali ini membuat forum RT-RW se-Kota Batam resah.

Mereka meminta klarifikasi terkait pernyataan pimpinan DPRD Batam tersebut. “Tujuannya mereka minta klarifikasi atas berita yang berkembang terkait evaluasi insentif,” kata Nuryanto usai rapat dengan Forum RT/RW se-kota Batam, belum lama ini di Kantor DPRD Kota Batam.

Diakuinya apa yang disampaikan ini bersifat positif untuk pembelajaran semua. Sebab, dalam mencari pemimpin yang berkualitas juga diperlukan peran serta perangkat RT dan RW yang jujur dan tidak mau melakukan politik uang di dalam mengambil suara rakyat.

“Memang ada satu, dua, dan tiga orang. Tapi itu oknum. Oknum-oknum yang menciderai forum inilah yang ke depan harus kita evaluasi. Sesuai kesepakatan kita dengan forum RT/RW tadi, kalau masih bisa dibina, kita bina. kalau nggak bisa ya diganti,” tuturnya.

Rapat Forum RT/RW di DPRD Batam tersebut dihadiri sejumlah anggota Dewan; Wakil Ketua II DPRD Batam, Iman Sutiawan, anggota Komisi II Mulia Rindo Purba, anggota Komisi IV Aman, dan perwakilan Pemko Batam Yusfa Hendri. (aan)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here