KPK Kembali Periksa 2 Saksi Terkait Izin Prinsip Reklamasi di Kepri



Batam, Kabarbatam.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali memeriksa saksi untuk tersangka NBU terkait kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau (Kepri). Hari ini ada dua saksi yang diperiksa oleh penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, terdapat tiga orang saksi yang diagendakan diperiksa hari ini, yakni: M Shalihin, sopir pribadi Kadis DKP Provinsi Kepri; Abdul Gaffur dari PT Jaya Annurya Karimun, dan Sugiarto dari pihak swasta.

“Untuk pemeriksaan hari ini, dari tiga saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangannya, saksi M Shalihin dan Sugiarto hadir dan datang ke KPK. Satu saksi lainnya, yakni Abdul Gaffur tidak hadir,” ungkap Febri kepada wartawan, di Batam, Rabu (7/7/2019).

Febri mengatakan, penyidik mendalami keterangan saksi terkait proses perizinan soal penggunaan ruang laut di Provinsi Kepulauan Riau.

Terkait dengan saksi Kok Meng, kata Febri, KPK baru menerima surat pemeritahuan hari ini bahwa kemarin tidak dapat memenuhi panggilan KPK karena sedang menemani istrinya yang sakit di rumah sakit. “Baru hari ini kami menerima pemberitahuannya,” ujarnya.

Febri mengatakan, KPK akan kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi Kok Meng pada Senin pekan depan. KPK berharap agar saksi-saksi yang akan dimintai keterangannya oleh penyidik dapat memenuhi panggilan penyidik KPK.

“Kami ingin mengingatkan kepada para saksi agar dapat memenuhi panggilan KPK karena menjadi kewajiban hukum,” kata Febri. Hingga saat ini proses penyidikan atas perkara kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau (Kepri) masih berlanjut.

Sebelumnya sudah sekitar 26 orang saksi telah dimintai keterangannya oleh penyidik KPK. Seluruh saksi berasal dari pihak swasta, pejabat di lingkungan Pemprov Kepri, dan pengusaha. “Proses penyidikan kasus ini masih panjang dan penyidik KPK masih mendalami keterangan para saksi yang diperiksa,” pungkas Febri. (aan)
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here