Wisata Kelas Dunia Itu Tambelan

Penulis:

Robby Patria: Mahasiswa PhD UTHM Malaysia – Wakil Ketua ICMI Kota Tanjungpinang

TAK perlu jauh menikmati wisata kelas dunia yang dianggap setara Senoa di Bali atau Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pulau Jengkulan yang terletak di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri juga tak kalah indahnya. Hanya saja, pulau ini kurang mendapat perhatian pemerintah.

Diam-diam, Pulau Jengkulan menjadi wisata kelas dunia yang dipasarkan hingga Eropa, Asia hingga belahan dunia lainnya.

Kalau kita search di mesin pencari Google, maka Pulau Jengkulan yang luasnya tak lebih 400 meter per segi itu dijadikan pelabuhan persinggahan awal kapal pesiar mewah dari Singapura untuk menuju Tanjung Puting National Park di Pulau Borneo, kemudian ke Banyuwangi, Sumbawa, Pink Beach Komodo, Benua Bali.

Dari Bali, penumpang kembali ke daerah asal terbang ke United Kingdom, Inggris, atau ke negara Eropa lainnya.

Paket pesiar tersebut dikelola oleh Cruise Itinirery dan perusahaan Cruise besar lainnya. Mereka memasukkan Pulau Jengkulan sebagai pelabuhan singgah pertama untuk melepas lelah dengan berbalas balasan di tepi pantai Pulau Jengkulan. 

Jengkulan dari Pulau Tambelan besar berjarak sekitar 6 jam perjalanan dengan menggunakan pompong. Sedangkan dari Jakarta sekitar 800 km. Dan dari Singapura 80 km. 

Pulau yang airnya membiru disertai pantai yang indah menjadikan Pulau Jengkulan yang sepi penduduk tempat persinggahan kalangan berduit menghabiskan waktu mereka bersantai di perairan pulau itu.

Kapal raksasa dengan kamar setara hotel bintang lima itu biasanya singgah 6 jam di pulau tersebut sebelum melanjutkan perjalanan di Tanjung Puting, National Park di Pulau Borneo.

Banyak rute kapal pesiar yang di web menetapkan Jengkulan sebagai kawasan wisata mereka. Artinya pulau yang terluar dari Kecamatan Tambelan itu, dianggap menarik seperti mereka menjadikan Pulau Komodo dan Benua di Bali kawasan pemberhentian.

Jika tidak menarik, manalahmungkin kapal sebesar itu mau singgah di sana jika tak ada yang amazing guna menikmati keindahan alamnya yang masih asri.

Nampaknya Pemprov Kepulauan Riau maupun Pemkab Bintan belum melirik pulau ini sebagai kawasan strategis objek wisata. Karena memang belum diurus oleh Pemda Kepri. 

Dinas Pariwisata daerah lebih tertarik memanfaatkan Lagoi di Bintan dan juga Batam sebagai kawasan andalan wisata. Padahal Singapura dan negara lainnya memanfaatkan Pulau Jengkulan di Kepri itu sebagai destinasi berkelas yang dipasarkan wisatawan dunia. Pulau itu wajib mereka singgahi di rute laut Selat Karimata.

Sudah saatnya pemerintah daerah melirik objek wisata yang satu ini. Agar kita yang punya wilayah tidak gigit jari. Dan jangan kalangan marketing dunia saja yang memanfaatkan peluang terbentang di depan mata itu. 

Dan sudah dibuktikan wisatawan kelas papan atas mau menghabiskan duit banyak hanya untuk naik kapal pesiar super mewah. Lalu mereka singgah di titik pemberhentian yang sudah disiapkan oleh perusahaan Cruise.

Dan kita masih saja menjadi penonton yang baik, ketika Tuhan menganugerahkan keindahan ciptaanNya di Tambelan. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here