Di PHK secara Sepihak, Puluhan Perawat RS Camatha Sahidya Demo di DPRD Batam



Batam, Kabarbatam.com– Sebanyak 28 perawat dan bidan RS Camatha Sahidya Kota Batam yang tergabung dalam Tenaga Kesehatan PUK FSP FARKES SPSI Batam menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Kota Batam, Senin (10/2/20202).

Adapun tuntutan yang di suarakan para pendemo di antaranya :

1. Pekerjakan kembali 28 pengurus dan anggota yang telah di PHK secara sepihak karena menanyakan keterlambatan gaji yang sudah 4 hari belum di bayar.

2. Berikan upah yang layak bagi para perawat /bidan sesuai UMK Kota Batam.

3. Bayarkan upah lembur para pekerja.

4. Tindak tegas oknum Disnaker yang telah berbuat semena-mena mengakibatkan terjadinya PHK sepihak.

5. Berikan hak-hak para pekerja yang telah diabaikan oleh Management RS. Camatha Sahidya.

6. Pulihkan nama baik para pekerja yang telah diberlakukan layaknya seorang penjahat.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Ides Madri mengatakan, pihaknya akan mengundang para pendemo untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis (13/2/2020) mendatang.

Ides mengatakan, Komisi IV akan menindaklanjuti dan membahas aspirasi yang disampaikan para pekerja, perawat dan bidan. Nantinya, dalam RDP diharapkan para pengambil kebijakan dapat hadir.

“Pada saat bersamaan kami juga akan mengundang Kepala Disnaker Kota Batam, Pengawas Disnaker Provinsi Kepulauan Riau dan pihak dari RS Camatha Sahidya,” ujar Ides Madri.

“Dengan pertemuan pada hari Kamis nanti saya berharap, RDP dapat memecahkan segala permasalahan dan mendapatkan solusi agar semua permasalahan yang disampaikan perawat dan bidan dapat diselesaikan, ” pungkasnya.(Tok)
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here