INSA Sesalkan Kapal Angkut Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 Batam Diamankan

Ketua INSA Batam Oesman Hasim. (Foto: dok)


Batam, Kabarbatam.com– Pemeriksaan dan penangkapan terhadap kapal KM Bintang Mulai 2 oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai mendapat perhatian dari Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kota Batam.

INSA menyayangkan penangkapan terhadap kapal yang mengangkut sembako dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Batam di tengah Pandemi Covid-19 tersebut

INSA Batam berharap agar Lanal Dumai dapat memberikan kelonggaran terkait pemeriksaan kapal tersebut mengingat kapal KM Bintang Mulai 2 sedang mengangkut kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat terdampak covid-19.

“Terkait penangkapan kapal KM Bintang Mulia 2, kami telah mengirim surat kepada Komandan Lanal Dumai perihal permohonan penyelesaian masalah KM Bintang Mulia 2,” kata Ketua INSA Batam, Oesman Hasim kepada Kabarbatam.com, baru-baru ini.

Dalam suratnya tertanggal 8 Mei 2020 tersebut, INSA Batam menyampaikan bahwa KM Bintang Mulia 2 adalah sarana angkut kebutuhan bahan pokok masyarakat reguler yakni Belawan, Medan, dan Batam.

Oesman juga memyampaikan bahwa kelangsungan keberadaan KM Bintang Mulia 2 saat ini sangat penting kelangsungannya dalam rangka menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di masa pandemi covid-19 menjelang Lebaran.

Dengan memperhatikan hal tersebut, INSA Batam juga menyampaikan bahwa, pemilik kapal bersedia melengkapi semua kelengkapan dokumen yang diduga tidak lengkap dan atau memperbaiki kesalahan dokumen.

“Bahwa pihak kapal bersedia untuk diperiksa dalam pemeriksaan lanjutan jika dibutuhkan. Selain itu, pihak kapal juga bersedia menunjukkan dokumen yang sesuai atau membuktikan kebenaran dokumen rencana pola trayek yang diduga merupakan pelanggaran dengan melakukan scan narcode dokumen,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihak kapal juga bersedia memasang Tanda Pendaftaran dan Tanda Selar pada dinding kapal sebagaimana yang tertera pada dokumen kapal. Dalam suratnya tersebut, INSA Batam juga melampirkan beberapa dokumen Di antaranya : RPT, Surat Ukur Kapal, Surat Ijin Berlayar,Manifest kapal, dan dokumen lainnya.

“Besar harapan kami agar Danlanal Dumai dapat mengambulkan permohonan pemyelesaian masalah KM Bintang Mulia 2 mengacu pada isi surat yang kami kirimkan, mengingat kebutuhan bahan pokok yang diangkut oleh kapal sangat dinanti dan dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi covid-19 ini.

Dikatakan Oesman, terdapat sekitar 2,2 juta butir telur, 70 ton minyak goreng berikut sumbangan sembako Covid-19 kepada masyarakat tidak dapat diberikan apabila kapal ditahan.

Sekadar diketahui, KM Bintang Mulia 2 diperiksa dan diamankan di perairan Dumai oleh KRI Torani 860 pada tanggal 6 Mei 2020. Kapal selanjutnya ditarik ke Pangkalan GNI AK Dumai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kapal tersebut diperiksa karena adanya dugaan pelanggaran.

Sementara itu, Kepala KSOP Dumai Herwanto yang berusaha dikonfirmasi melalui telepon terkait keberadaan kapal KM Bintang Mulia 2 yang berlayar mengangkut sembako untuk masyarakat terdampak covid-19 di Batam, belum dapat dihubungi dan memberikan tanggapannya. (wan)
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here