Tunda Mudik, Ketua DPRD Karimun Imbau Warga Silaturahmi Via Medsos



Karimun,Kabarbatam.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah yang tinggal beberapa hari lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mengimbau kepada masyarakat agar melaksanakan ibadah di rumah.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat edatan Bupati Karimun nomor Nomor : 450/SET-COVID-19/V/07/2020. Tentang hasil rapat evaluasi penetapan pelaksanaan ibadah ramadhan dan shalat idul fitri 1441 H, dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran wabah COVID-19 pada rumah/ sarana ibadah di Kabupaten Karimun.

Selain mengimbau melaksanakan ibadah seperti salat idul fitri dirumah saja, Pemerintah juga mengimbau larangan untuk bepergian keluar daerah atau mudik ditengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut tentunya membuat perayaan hari kemenangan umat Islam itu menjadi berbeda dari tahun sebelumnya, dimana hari raya idul fitri itu sangat identik dengan pulang kampung untuk bersilaturahmi bersama keluarga besar.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun Muhammad Yusuf Sirat turut menanggapi imbauan itu. Menurutnya hal tersebut merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran wabah virus corona ini.

Mengenai tidak bisanya umat Islam pada tahun ini untuk mudik ke kampung halaman, ia mengimbau masyarakat untuk bersilaturahmi dengan keluarga melalui via online di medsos.

Menurutnya, di zaman yang sudah canggih dan ditengah pandemi Covid-19 ini, untuk bersilaturahmi atau melepas rindu dengan keluarga juga bisa via medsos menggunakan gadget masing-masing, seperti WA, instagram, dan lainnya. 

“Mari manfaatkan kecanggihan teknologi untuk bersilaturahmi, saat ini kita bisa saling menyapa melalui video call atau media sosial, itu saja sudah cukup karena yang penting niat kita sampai, serta tidak mengurangi rasa hormat kita kepada keluarga kita di kampung halaman,” ujar Muhammad Yusuf Sirat.

Ia selaku tim pengarah gugus tugas Karimun ini mengatakan, lebih baik melakukan silaturahmi via online dari pada memaksakan diri pulang ke kampung halaman, namun berpotensi terpapar di perjalanan dan menularkan ke keluarga kita setibanya di tujuan.

“Sayangi keluarga dengan menunda mudik, di situasi saat ini kita harus mengikuti anjuran pemerintah demi keselamatan bersama, dan jadikan idul fitri ini untuk menumbuhkan semangat baru demi mencegah penyebaran Covid-19 tersebut,” katanya.

Orang nomor satu di DPRD Karimun ini juga menyampaikan imbauan kepada siapapun yang akan menggelar open house agar sebaiknya tidak digelar.

“Open house sebaiknya tidak diadakan tahun ini, karena Karimun saat ini masih zona kuning, dan sesuai surat edaran, pemerintah belum melonggarkan social distancing, maka dari itu untuk mencegah penularan Covid-19, jangan membuat acara yang membuat orang-orang berkumpul,” ujarnya lagi.

Muhammad Yusuf Sirat menjelaskan, saat ini untuk terbebas dari wabah virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan Tiongkok tersebut diperlukan disiplin, dan kerja sama yang baik antar semua pihak.

“Saya mengajak semua pihak untuk patuhi anjuran pemerintah, dengan kita patuh dan disiplin insyaallah setelah bulan syawal ini muncul, Karimun kembali berstatus zona hijau,” jelasnya.

Terakhir, menanggapi adanya hastag #IndonesiaTerserah oleh tenaga medis di indonesia, ia meminta seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada tim medis khususnya di Kabupaten Karimun.

“Mari bantu para pejuang medis ini, caranya dengan kita disiplin untuk mematuhi segala aturan pencegahan Covid-19, jangan sampai mereka jenuh dan pasrah melihat kita tidak disiplin, karena apabila itu terjadi tentunya tidak ada yang bisa merawat kita apabila terjangkit virus tersebut,” pungkasnya. (Gik)
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here