Bintan
50 Rumah Terendam Banjir Bah di Tiga Desa di Tambelan
Batam, Kabarbatam.com– Banjir bah melanda tiga desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 09.45 WIB.
Tiga desa tersebut yakni Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Melayu, dan Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan. Ketinggian air sekitar satu meter.
Kapolsek Tambelan Ipda Mis Syamsu Alson dalam rilis dan laporannya, menyatakan, banjir bah di Desa Batu Lepuk dan Desa Kampung Melayu disebabkan oleh meluapnya air di Sungai Bentayan, Desa Batu Lepuk, karena hujan yang deras selama dua hari tanpa henti dan pasangnya air laut.
“Banjir Bah di Desa Kampung Hilir disebabkan oleh meluapnya air di Sungai Simbat Desa Kampung Hilir karena hujan yang deras selama dua hari dan pasangnya air laut,” ujar Kapolsek Tambelan.
Adapun jumlah rumah warga dan kantor pemerintahan yang terkena banjir, antara lain;

1. Desa Batu Lepuk: Rumah warga +- 30 rumah yang berlokasi di RT.001 dan RT.002, Kantor KUA Tambelan
2. Desa Kampung Melayu: Rumah warga +- 7 rumah yang berlokasi di RT.003 dan RT.002
3. Desa Kampung Hilir: Rumah warga +- 5 rumah yang berlokasi di RT.006, SD Negeri 005 Tambelan
Pihak kepolisian setempat membantu mengevakuasi murid SD Negeri 001 dan 003 di Desa Batu Lepuk karena akses jalan tertutup air. Polisi setempat juga Membantu warga mengamankan barang-barang berharga.
Sekitar pukul 12.00 WIB air banjir berangsur surut karena hujan mulai reda dan air laut mulai surut. Selanjutnya masyarakat yang terkena banjir mulai membersihkan rumahnya.
Untuk kerugian belum bisa dipastikan dikarenakan masyarakat fokus membersihkan rumah masing-masing dari sampah dan lumpur tanah akibat banjir. “Tidak ada korban jiwa akibat banjir bah ini. Ada pun kerugian belum bisa ditaksir,” ujarnya.
Camat Tambelan Muh Sofyan menambahkan, petugas di lapangan masih terus mendata jumlah rumah warga yang terdampak banjir bah di tiga desa tersebut.
“Dari laporan sementara yang kami terima ada sekitar 50 rumah warga terdampak banjir bah di Tambelan. Pendataan masih dilakukan dan data tersebut bisa berubah karena masih dilakukan pendataan di desa lain,” ujarnya. (aan)
-
Batam16 jam agoEnam Oknum Petugas BC Batam Diduga Keroyok Sopir Truk di Pelabuhan Roro Punggur
-
Batam3 hari agoAda Gangguan Pelayanan Air Bersih di IPA Mukakuning 1 & 2, Ini Wilayah Terdampak Suplai Air Mengecil
-
Headline2 hari agoDi Antara Abu dan Harapan, Rumah Maryani Akan Berdiri Kembali
-
Batam3 hari agoRute Singapura – Batam Semakin Dekat dengan AirFish Voyager
-
Headline3 hari agoBazar Pangan Murah Bulog Batam Diserbu Warga Karimun, Minyakita dan Beras Jadi Rebutan
-
BP Batam3 hari agoGotong Royong Bersama RSBP Batam, Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan
-
Batam3 hari agoOknum Guru SMKN di Batam Berbuat Asusila pada Siswa Ditetapkan Tersangka
-
Batam15 jam agoJelang Imlek, AGP melalui MEG Gelar Bakti Sosial di Sejumlah Vihara Rempang dan Galang



