Headline
Polemik Kawasan Tepi Laut Tanjungpinang, Gubernur Ansar Tegaskan Gurindam Dua Belas Tetap Gratis untuk Masyarakat
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan isu yang menyebutkan kawasan Gurindam Dua Belas dilelang sepenuhnya ke pihak swasta adalah tidak benar. Ia memastikan kawasan ikonik di tepi laut Tanjungpinang tersebut tetap gratis dinikmati masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Ansar saat hadir dalam siaran pagi RRI Tanjungpinang, Rabu (17/9), untuk meluruskan polemik yang belakangan ramai di media sosial maupun media massa.
Isu yang beredar menimbulkan kekhawatiran masyarakat bahwa akses ke Gurindam Dua Belas nantinya akan dikenakan karcis atau retribusi tambahan.
Gubernur Ansar menjelaskan, bukan seluruh kawasan yang dilelang, melainkan sebagian kecil lahan seluas 7.450 meter persegi dari total luas 148.600 meter persegi milik Pemprov Kepri. Area tersebut terdiri atas empat bidang tanah berukuran 500 meter persegi untuk outlet kuliner—blok Dugong, Dingkis, Gong-gong, dan Napoleon—serta satu bidang lahan parkir seluas 5.540 meter persegi.

“Terima kasih atas masukan masyarakat terkait Gurindam Dua Belas. Saya ingin meluruskan, kawasan ini kita tata bertahap karena kemampuan anggaran terbatas. Kita sudah bangun Gedung LAM dan Dekranasda, selanjutnya akan ada gelanggang wisata regeneratif dan kawasan kuliner. Nah, empat outlet kuliner branded inilah yang kita kerjasamakan dengan swasta,” ujar Ansar.
Menurutnya, keterlibatan swasta dilakukan semata karena keterbatasan fiskal daerah dan sudah sesuai aturan. Namun, ia menegaskan tidak akan ada pungutan untuk masuk ke Gurindam Dua Belas. Bahkan untuk parkir, Pemprov akan menyiapkan skema outsourcing petugas dengan parkir tetap gratis bagi masyarakat.

“Gurindam Dua Belas kami jamin bebas biaya parkir, tidak ada pungutan masuk. Kita ingin kawasan ini jadi magnet pariwisata, indah, rapi, dan bersih. Seperti revitalisasi jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah yang sekarang ramai untuk jogging, Gurindam Dua Belas juga harus jadi pusat aktivitas masyarakat,” tegas Ansar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memilah informasi yang beredar dan bersama-sama membangun Tanjungpinang agar semakin menarik minat wisatawan.

Ansar mencontohkan upaya penataan Akau Potong Lembu, kawasan Kota Lama, hingga revitalisasi Pulau Penyengat yang terus dilakukan Pemprov Kepri bersama Pemko Tanjungpinang.
Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menambahkan saat ini di Gurindam Dua Belas tengah dibangun jogging track, podium sunset, serta penyelesaian jalan yang masuk dalam program Inpres Jalan Daerah dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengungkapkan Kementerian Pariwisata sudah merencanakan pembangunan Pusat Kreasi Destinasi Wisata di sebelah Gedung LAM Kepri. Fasilitas ini akan menjadi pusat informasi sekaligus ruang kreatif untuk menunjang daya tarik wisata Gurindam Dua Belas.

Hasan optimistis keberadaan kawasan ini akan mendukung pencapaian target kunjungan wisata. “Per Juli 2025, wisatawan mancanegara ke Kepri sudah tembus 1,085 juta orang, sedangkan wisatawan nusantara mencapai 2,5 juta. Dengan banyaknya event di Gurindam Dua Belas, kami yakin target wisatawan bisa tercapai dan manfaat ekonominya dinikmati kabupaten/kota,” ujarnya.
Dengan komitmen Pemprov Kepri menjadikan Gurindam Dua Belas sebagai ruang publik gratis, indah, dan representatif, kawasan ini diharapkan kian memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai wajah ibukota Kepulauan Riau. (Jlu)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi



