Headline
Nenny Dwiyanna Nyanyang Terpilih Jadi Ketua IWSS Kepri
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi memiliki ketua baru.
Melalui kegiatan “Tudang Sipulung” yang digelar di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (19/9/2025), Nenny Dwiyanna Nyanyang terpilih secara aklamasi menahkodai PW IWSS Kepri masa bakti 2025 – 2030.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Caretaker yang ditunjuk Pengurus Pusat (PP) IWSS, yakni Eptatik Kamruddin (Waketum OKK PP IWSS) dan Aguswanti Lahamid (Sekretaris Departemen OKK PP IWSS).
Ketua Panitia Pelaksana, Efni Marwati menjelaskan, bahwa pelaksanaan Tudang Sipulung merupakan arahan langsung dari PP IWSS mengingat telah berakhirnya masa jabatan PW IWSS Kepri sebelumnya.
Acara berlangsung sukses dan dihadiri oleh jajaran PP IWSS, PW IWSS Kepri, BPW KKSS Kepri, tokoh masyarakat, serta perwakilan PC IWSS kabupaten/kota se-Kepri.
Dalam musyawarah mufakat, peserta sepakat menunjuk Nenny Dwiyanna Nyanyang sebagai Ketua PW IWSS Kepri yang baru.

Nenny Dwiyanna merupakan istri Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura yang ayahnya berasal dari Bone, Sulawesi Selatan.
“Kami percaya, semangat sipakatau (saling memanusiakan), sipakainge (saling mengingatkan), dan sipakalebbi (saling menghormati) akan menjadi modal sosial yang mempercepat kemajuan Kepri,” kata Nenny.
Ia berharap, IWSS menjadi inkubator talenta, seperti pelatihan keterampilan, beasiswa, mentoring wirausaha dan jejaring kerja sama lintas komunitas.
Perempuan IWSS memiliki peran strategis penggerak ekonomi keluarga, penjaga budaya sekaligus agen pendidikan karakter generasi muda.

“Jadikan Tudang Sipulung ini sebagai forum rutin yang inklusif, membuka ruang dialog antar komunitas untuk memperkuat persaudaraan,” tuturnya.
Eptatik Kamruddin, menyampaikan harapannya agar kepengurusan IWSS Kepri ke depan semakin solid dan berkontribusi luas.
“Semoga dengan terpilihnya Ketua PW IWSS yang baru, IWSS di Kepri akan lebih baik dengan menjaga kerukunan, melestarikan budaya, meningkatkan kualitas SDM, serta menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.
IWSS sendiri merupakan badan otonom dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang mewadahi perempuan perantau keturunan Sulawesi Selatan untuk menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan berkontribusi dalam pembangunan baik di tanah rantau maupun di kampung halaman. (Rilis)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi



